Tim Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya di dampingi oleh Kordinator lapangan (Korlap) Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Sukahening dan perangkat Desa Banyurasa, meninjau lokasi bencana alam pergerakan tanah di Kampung Saribudi Desa Banyurasa Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Selasa (30/07/2019).

Dampak dari pergerakan tanah tersebut 2 rumah mengalami rusak yankni, Rumah milik Wawan (46) mengalami rusak sedang dan Rumah milik Iji (65) mengalami rusak ringan.
Atikah (45) istri Wawan ditemui di rumahnya kepada Inovatif89.com mengatakan, bahwa padasaat terjadi pergerakan tanah Selasa 16 Juli 2019 yang lalu pukul 1.30 Wib tesebut terasa seperti gempa bumi.
“Padasaat ini tanah dan tembok rumahnya yang retak-retak sudah di perbaiki serta berniat pindah rumah karena takut terjadi lagi pergeseran tanah namun belum memiliki uang untuk biaya pembangunannya. ungkap Atikah.
Selain itu, Enceng (65) warga Kampung Saribudi mengatakan, selain 2 unit rumah mengalami kerusakan juga ratusan meter sawan dan tanah di tempat pemakaman keluarga mengalami retak-retak. katanya.
Satgas BPBD Kabupaten Tasikmalaya H. Suherman diteumi di Kantor Desa Banyurasa usai dari lokasi bencana kepada Inovatif89.com mengatakan, kami datang ke lokasi hanya melaksanakan assesment lapangan, untuk hasil nya pun nanti kita koordinasi lagi kepada pihak terkait yaitu dari Giologi. Adapun kalau misalkan harus di relokasi dan sebagainya itu keputusan dari giologi. ucapnya.
lanjut Suherman, menghimbau kepada warga masyarakat yang terdampak pergeseran tanah harus lebih berhati-hati karena cuaca sekarang ini yang berubah- ubah. tandasnya. [Fauzi/Adas Iskandar SH]





