GARUT – Inovaif89.com. Kabupaten Garut, optimis meraih penghargaan Swasti Saba Wistara sebagai penghargaan level tertinggi dari Kemenkes Program Kabupaten/Kota Sehat. Dari tatanan yang jadi indikator penilaian, Kabupaten Garut akan mengikuti lima tatanan, yaitu, Kehidupan Masyarakat Sehat dan Mandiri, Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Pariwisa Sehat, Industri dan Perkantoran Sehat, serta Ketahanan Pangan dan Gizi.
Bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Garut diwujudkan dalam sinergitas antar lini. Seperti pada pertemuan di Aula Bappeda Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (02/08/2019) kemarin, mulai dari jajaran Pemkab, para pengurus PKK Kabupaten, Forum Garut Sehat, unsur kecamatan dan desa, tengah mengevaluasi hasil monitoring di 10 kecamatan yang jadi objek pemantauan penilaian.
“Saya mengimbau kepada para pengurus forum kecamatan sehat di 10 kecamatan titik pantau untuk melengkapi arsip administrasi, seperti absensi rapat, foto dokumentasi kegitan, notulen rapat, hingga papan sekretariat. katanya.
lanjut Zakky, mengharapkan Para Camat bisa bersinergi dengan pengurus forum di Kecamatan. tandasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, untuk mencapai level yang lebih tinggi dibutuhkan sinergitas semua komponen, mulai dari society (masyarakat), private sector (swasta) dan state (pemerintah). Maka pada rapat evaluasi tahap pertama ini, pihaknya ingin mengetahui serta menginventarisasi kekurangan di lapangan, sehingga bisa diantisipasi sedini mungkin.
“Di sela-sela menghadapi pesta kemerdekaan RI, kami akan terus memantau, sehingga target Swasti Saba Wistara dapat diraih. ujar Didit saat memimpin rapat.
Kabupaten Garut mejadi salah satu dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang lolos Verifikasi Bedah Dokumen. Sebanyak 16 kabupaten/kota diantaranya adalah Kabupaten Garut, sedangkan 11 kabupaten/kota tidak lolos.
[Diskominfo Kab. Garut/Adas Iskandar SH]





