KUNINGAN – Inovatif89.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan akan memfasilitasi masyarakat di beberapa desa, daerah darurat air bersih. Beberapa upaya yang akan dilkakukan diantaranya melalui operasi distribusi air bersih untuk masyarakat Desa Jambugeulis Kecamatan Cigandamekar, Desa Sukarasa Kecamatan Darma, Desa Cileuya dan Desa Cimahi Kecamatan Cimahi, Desa Sukasari, Cihanjaro dan Desa Simpayjaya Kecamatan Karangkancana.
Hal itu terungkap dalam Rapat Kordinasi Siaga Darurat Kekeringan dan Kebakaran Hutan, yang dipimpin Sekda Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di Ruang Purbawisesa Aula Rapat Setda Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Jum’at (02/07/2019).
Selain melalui distribusi air bersih dengan menggunakan mobil tanki PDAM Tirta Kamuning, juga melalui fasiitasi pembuatan sumur gali jetpump di Desa Simpayjaya, Desa Sukasari Kecamatan Karangkancana, Desa Cimahi dan Desa Cileuya Kecamatan Cimahi.
Daerah potensi kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini, terang Dian, tercatat ada 7 desa di empat kecamatan dengan jumlah penduduk mencapai 7.006 jiwa 2.330 KK. Menurut standar WHO satu jiwa penduduk membutuhkan 15 liter per hari. Artinya untuk memenuhi kebutuhan jumlah penduduk tersebut sebanyak 9.458.100 liter per hari.
“Dalam penanganan darurat air di beberapa daerah terutama wilayah timur Kabupaten Kuningan harus ada sinkronisasi dan kordinasi secara terpadu. Semua sektor diharapkan bisa melaksanakan upaya penangan kekeringan. pungkas Dian Rachmat Yanuar Sekretaris Daerah (Sekda) juga sebagai Ketua Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan.
[Pemkab Kuningan/Fauzi]





