GARUT – Inovatif89.com. Usai acara peletakan batu pertama pembangunan tahap dua Rumah Sakit Malangbong, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Kamis (08/08/2019) kemarin, Bupati Garut H. Rudy Gunawan, SH., MH., MP., sempat kecewa, pasalnya pembangunan rumah sakit sempat molor satu tahun karena gagal lelang di tahun lalu.
Menurut Rudy, seharusnya Rumah Sakit Malangbong ini sudah bisa beroperasi di Januari tahun 2019 ini.
Kekecewaan Bupati bertambah saat melihat kondisi bangunan Rumah Sakit Malangbong banyak yang rusak, mulai dari plafon hingga tembok yang retak-retak. Bahkan, Rudy juga meminta agar pintunya segera diganti karena tidak sesuai.
“Kalau tidak diganti nanti saya kasih lah. ucapnya saat memeriksa bangunan Rumah sakit.
Baca Juga; https://inovatif89.com/2019/08/09/peletakan-batu-pertama-tahap-dua-pembangunan-rs-malangbong/
Rudy pun meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) mengganti Konsultan pembangunan RS Malangbong. Menurutnya, bangunan RS Malangbong ini sudah diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut dan juga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Bupati Rudy menyebutkan, pembangunan Rumah Sakit Malangbong sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Seharusnya pada Januari 2019, bangunan telah diresmikan. Namun pada 2018, terjadi gagal lelang sehingga menghambat pembangunan.
“Ini tipe D, nantinya akan dikembangkan jadi tipe C. Harusnya sudah beroperasi tahun ini, tapi gagal lelang tahun lalu. katanya.
Rudy menargetkan, RS Malangbong akan mulai beroperasi pada Januari 2020 mendatang. Menurutnya, pembangunan Rumah Sakit Malangbong diperuntukan bagi masyarakat di wilayah Garut Utara. pungkasnya.
[Diskominfo Kab. Garut/Fauzi]





