Sumedang Raih Peringkat Ketiga dari 27 Kabupaten/Kota di Jabar

B­ANDUNG – Inovatif89.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang meraih juara tiga kategori Pengelolaan Pengaduan pada Perangkat Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat dalam ajang Piala Humas Jabar 2019 yang diselenggarakan di Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jum’at (09/08/2019). Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat Kota Bandung dan Kabupaten Karawang yang meraih juara pertama dan kedua.

Penghargaan disampaikan langsung oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil kepada para Kepala Daerah dan Instansi,. Piala Humas diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi insan humas dari berbagai instansi dan partai politik se-Jabar. Piala Humas Jabar dengan mengusung tema “Refleksi Satu Tahun Jabar Juara” ini baru pertama kali dilaksanakan atas inisiasi dari Biro Humas dan Protokol Setda Pemerintah Provinsi Jabar.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Biro Humas dan Protokol beserta tim dari Komisi Informasi Daerah Provinsi Jawa Barat melaksanakan Monitoring Evaluasi Transparansi, Partisipasi dan Akuntabilitas (TPA) Badan Publik, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pelayanan informasi yang dilaksanakan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Pada agenda monev TPA tersebut, PPID Kab. Sumedang diharuskan menyajikan data berikut fakta terkait pengelolaan informasi yang dilaksanakan Badan Publik di lingkungan pemerintah, yang di dalamnya terdapat pula keterhubungan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik – Layanan Aspirasi Online Rakyat (SP4N – LAPOR!) dengan layanan pengaduan yang dilaksanakan oleh Pemkab Sumedang.

Dalam hal pengelolaan pelayanan pengaduan khususnya yang dikelola oleh Bagian Humas dan Protokol Setda, Pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki dua layanan pengaduan yaitu melalui aplikasi LAPOR! yang menangani keluhan atau aduan terkait pelayanan publik dan Sumedang Simpati Quick Response (SSQR) yang menangani laporan kedaruratan dan masalah sosial.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda, Asep Tatang Sujana selaku PPID Utama Kabupaten Sumedang menuturkan, apabila berbagai macam laporan pengaduan, keluhan, aspirasi, kritik dan saran dari masyarakat, dapat menjadi salah satu instrumen yang memudahkan pengambil kebijakan guna menentukan kebijakan secara tepat.

“Jika ingin berbagai macam kebijakan, program dan kegiatan mencapai tujuan maka pengaduan kritik dan saran harus menjadi instrumen masukan. Kritik dan saran menjadi input dalam menyusun dan merumuskan berbagai macam program serta kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. kata Asep Tatang.

Untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam rangka melaksanakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana salah satu program yang sedang diakselerasi oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, lanjut Asep, maka jajaran pemerintahan harus memperhatikan betul terhadap berbagai macam keluhan dan aspirasi masyarakat.

“Dengan demikian, maka mulai saat ini pemerintah harus mulai melakukan manajemen pengelolaan pengaduan dengan baik dan benar. katanya. [Pemkab Sumedang]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *