Bupati, Tenaga Ahli Bidang Kesehatan di Kabupaten Garut Sangatlah Minim

GARUT – Inovatif89.com. Sangat mengaspirasi Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Karsa Husada Garut yang telah membuat kebanggaan bagi Kabupaten Garut, Insyaallah saya secara pribadi mendukung sekali sekolah ini. ucap H. Rudy Gunawan, SH., MH., MP, dalam sambutanya saat meresmikan gedung baru Stikes Karsa Husada Garut di jalan Suryasubrata, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Rabu (14/08/2019).

Menurut Rudy, tenaga ahli bidang kesehatan di Kabupaten Garut sangatlah minim, tenaga ahli kesehatan sangat kurang sekali. Oleh karena itu dengan adanya Stikes Karsa Husada mampu menciptakan perawat–perawat yang handal dan cakap dalam bidang kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Saya berharap keberadaan Karsa Husada harus bisa mengikuti pasca pasar, kami telah bekerjasama dengan perusahaan di jepang dan sedang mengumpulkan tenaga–tenaga kesehatan yang akan di kirim ke luar negeri, serta nanti akan ada kunjungan dari Korea, akan saya bawa ke Karsa Husada bahwa di sini siap tenaga–tenaga kesehatan yang bekerja secara profesional di luar negeri. ujarnya.

Perlu diketahui di Kabupaten Garut, terang Rudy, ada 67 Puskesmas, kemarin kami kedatangan Ikatan Dokter Gigi Indonesia (IDGI) ketika mengadakan Baksos di Kecamatan Samarang, mereka terkejut ketika mengetahui bahwa jumlah penduduk Kabupaten Garut 2,7 juta jiwa, dari penduduk yang mempunyai hak pilih ada 1,9 juta jiwa, keberadaan dokter Gigi nya hanya ada 13 orang.

“Pemkab Garut telah mencoba membuka kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Garut, namun masih ada yang tidak terserap contohnya untuk dokter gigi, dari 17 kuota hanya ada 5 orang, padahal itu jadi PNS, kita sudah menyebar ke berbagai perguruan tinggi kedokteran tetapi tidak ada yang berminat menjadi PNS. katanya.

lanjut Rudy, tahun 2018 kemarin, kuota dokter ada 50 orang alhamdulillah terpenuhi, tetapi untuk dokter gigi hanya 5 orang dari kuota 17 orang, mereka tidak berminat menjadi PNS, bahkan ada yang menjadi PNS mengundurkan diri dengan alasan akan membuka klinik pribadi. pungkasnya.

[Diskominfo Kab. Garut/Fauzi]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *