GARUT – Inovatif89.com. Selain dianugerahi keindahan alam yang menawan, Garut juga ditetapkan sebagai daerah paling rawan bencana oleh BNPB pada 2017 lalu. Sangat tepat kalo Garut dijadikan tempat jambore oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana). ujar Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman dalam sambutanya usai pelaksanaan Apel Puncak Kegiatan Jambore Kampung Siaga Bencana di Lapangan Cilopang Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Rabu (28/08/2019).
“Saya berharap Jambore ini bisa melahirkan anggota Tagana yang lebih baik, lebih siap, siaga terhadap kebencanaan,” tandasnya.
Saat ini, sudah ada 114 KSB yang tersebar di 21 Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Maksud dan tujuan dilaksanakannya Jambore dan pembentukan Kampung Siaga Bencana adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana. jelasnya Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar.
“Hal itu dilakukan melalui kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat di daerah rawan bencana. Sementara itu, jambore KSB bertujuan untuk membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, persatuan dan kesatuan di antara anggota KSB se-Jawa Barat,” katanya.
tambah Dodo, maka Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Sosial telah membentuk Kampung Siaga Bencana yang sampai saat ini telah tersebar di berbagai kabupaten yang tentunya ini merupakan partisipasi masyarakat dalam penanganan bencana.
“Kedepan kita harapkan, kita kembangkan, kita bentuk lagi Kampung Siaga Bencana yang baru siaga yang tentunya berdasarkan pada prioritas daerah rawan bencana,” imbuhnya.
lanjut Dodo, Jambore KSB kali ini digelar pada 26-28 Agustus 2019 di Cilopang Camp, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jambore itu diikuti oleh 490 orang anggota KSB yang berasal dari 21 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dan 40 orang pendamping dari forum koordinasi Tagana Kabupaten/Kota.
“Kegiatan jambore itu diisi dengan uji administrasi, uji kecapakan, dan uji kompetensi menyangkut penanggulangan bencana berbasis masyarakat,” pungkasnya.
[Humas Jabar / Fauzi]





