GARUT – Inovatif89.com. Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menangani bencana.
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, SE usai menjadi pembina dalam acara Apel Puncak Kegiatan Jambore Kampung Siaga Bencana di Lapangan Cilopang Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Rabu (28/08/2019).
“Kita sudah tahu, dibanding provinsi lain, terutama beberapa Kabupaten/Kota, punya potensi bencana alam yang tinggi. Maka itu, Pemdaprov Jabar berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengatakan kegiatan terkait kesiapsiagaan bencana alam,” kata Uu.
Menurut Uu, tujuan diadakan kegiatan tersebut untuk melatih mental pihak-pihak yang bertanggungjawab menangani bencana. Salah satunya dengan melakukan simulasi -apa yang harus dilakukan saat dan setelah bencana.
“Kalau hanya ilmu yang diberikan, tetapi simulasi tidak dilakukan, takutnya ketika ada bencana banyak pihak yang kaku. Karena, kalau pada saat bencana, situasi dan mental akan berbeda,” ucapnya.
Harapan kami, agar pihak terkait memiliki mental yang hebat, yang kuat, sehingga ada bencana tidak panik. Ilmu penting, tetapi mental juga sama pentingnya. tegas Uu.
Dalam jambore tersebut juga dilakukan pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang baru, yakni KSB Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Sedangkan Garut sendiri KSB Desa Rancabango merupakan KSB keempat, sebelumnya telah dibentuk tiga KSB lainnya, yakni KSB Desa Talegong di Kecamatan Talegong, KSB Desa Sindangsari di Kecamatan Cisompet, dan KSB Desa Dano di Kecamatan Leles.
[Humas Jabar / Fauzi]





