SUMEDANG – Inovatif89.com. Ide membuat karya Kreasi SMK yaitu, Flood Sensor Detection milik SMK PGRI Sumedang berawal dari mitos atau cerita-cerita rakyat yang beredar di Bendungan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.
Cerita ini sering menjadi bahan perbincangan siswa SMK PGRI yang berasal dari daerah Jatigede. Salah satu mitos dan cerita tentang Jatigede adalah kekhawatiran warga akan jebolnya bendungan ini dan menjadi bencana banjir kepada salah satu desa di Jatigede.
“Ketika Jatigede mulai digenang, kami ngobrol tentang kekhawatiran Jatigede jebol lalu ada juga yang memang berprediksi bencana ini, tapi kan ngeri juga kalau jadi kenyataan. Nah saya pikir nggak mungkin jebol karena sudah dibangun baik, tapi untuk memberikan kepastian dan keamanan, kenapa kita nggak buat alat deteksi banjir untuk Bendungan Jatigede,” kata Solihin, Guru Elektro SMK PGRI Sumedang, Jum’at (30/08/2019).
Menurut Solihin, Jika saja tidak ada Bendungan Jatigede di Sumedang, mungkin tidak akan terinspirasi menjadi sebuah karya. Setelah itu, Solihin selalu memotivasi murid untuk membuat karya sebaik mungkin dan menganggap tim sedang bekerja di sebuah perusahaan besar.
Flood Sensor Detection ini bisa dipantau dan dikendalikan melalui handphone Android. Selain itu, dalam aplikasinya nanti, sensor ini akan terhubung juga dengan sensor di tempat lain. Misalnya di bendungan lain, atau di sungai lain yang masih ada hubungannya dengan sumber air yang dipasangi alat ini.
Solihin sangat mengapresiasi prestasi muridnya yang sudah berhasil membuat alat ini dan ia pun, tak menyangka jika anak didiknya ternyata dapat melampaui ekspektasi karyanya.
[Pemkab Sumedang / Fauzi]





