Inovatif89.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya menghadiri kegiatan Cegah Stunting dangan “GENTING JAMUNG” (Gerakan Anti Stunting Jamanis Unggul) UPTD Puskesmas Kecamatan Jamanis bersama salah satu perusahaan jaringan retail waralaba di Indonesia, bertempat di halaman kantor Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (08/02/2020).
Baca Juga: https://inovatif89.com/2020/02/08/sekda-kabupaten-tasikmalaya-hadiri-peringatan-hpn-2020/
“Kami mengapresiasi karena masyarakat itu perlu motivasi dan kegiatan-kegiatan Pemerintah juga perlu ada evaluasi,” ucap Dr. H. Mohamad Zen kepada Inovatif89.com, saat ditemui di sela-sela acara.

Menurut Zen, jadi antara motivasi dan evaluasi ini harus gayung bersambut karena tanpa motivasi hidup mejadi sepi tidak bergairah. Ini salah satu upaya untuk membangun gairah masyarakat supaya semangat dalam hidupnya.
“Sekaligus kami evaluasi, apa yang sudah dilakukan karena kalau tanpa evaluasi kita tidak tahu, apa sampai atau tidak dan berapa persen tingkat ketuntasannya? Itu dalam segala hal. Nah ini juga menjadi salah satu alat ukur menjadi evaluasi,” ujarnya.
Zen menambahkan, dengan harapan kegiatan-kegiatan seperti ini tentunya harus terus dilakukan karena semangatnya juga tidak boleh berhenti.
“Kalau hanya satu kali dalam satu tahun itu terlalu lama, ya paling tidak tiga bulan sekali atau paling lambat enam bulan sekali itu harus ada untuk membangun gairah dan semangat di masyarakat secara utuh, ya seperti ini,” tuturnya.
Selain itu Kepala UPT Puskesmas Jamanis, Hani Harri S.Kep., Ners., M.Kes, mengatakan, bahwa di wilayah Kecamatan Jamanis ada tiga desa yang masuk dalam kategori stunting dan Alhamdulillah dalam kegiatan ini ada bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Indomaret, membantu kepada kami memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
“Inovasi kami dari Puskesmas adanya gerakan cegah stunting dengan GENTING JAMUNG (Gerakan Anti Stunting Jamanis Unggul), dimana itu melibatkan memperdaya Sumberdaya Manusia (SDM) baik itu dari kadernya maupun petugasnya,” ungkap Hani.
Isi dari Program GENTING JAMUNG, terang Hani, diantaranya, Inovasi Pak Camat (Pantau Calon Manten) yang mau melaksanakan perkawinan, Kursi Biru (Kursus Menyusui Ibu Baru) salah satu pencegah stunting dan mempelajari ibu hamil yang menyusui, dengan itu semua untuk mengatasi stunting yang ada di wilayah Kecamatan Jamanis.
Terkait harapan Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Hani menjelaskan, bahwa kegiatan Posyandu seperti ini dilaksanakan setiap bulan, cuman sekarang pas momennya pemberian vitami A yaitu, bulan penimbangan bayi, balita itu dilaksanakan Febuari dan Agustus.
“Kalau kegiatan ini berjalan terus Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan seterusnya dan dari desa juga mengharapkan juga semua elemen untuk mencegah stunting, baik itu dari pertanian, perikanan harus rembug stunting jadi stunting ini bukan hanya karena pemerian makanan saja tetapi dari semua unsur-unsur terkait harus turun semua,” harapnya.
Sementara Development Eksekutif Brand Cabang perwakilan Jawa Barat dari salah satu perusahaan jaringan retail waralaba, Oswaldz Samuel Nababan mengatakan, kegiatan ini murni dari Corporate Social Responsibility (CSR) karena ingin memberikan bantuan di Tasikmalaya dan dari tujuh Kota/Kabupaten yang kita holding memang difokuskan untuk ke Tasikmalaya. pungkasnya.






