Dua Ruang Kelas SDN 3 Cigorowong Rusak: Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Itu Bagian Perhatian Khusus Akan Bantu Dengan Dana BTT

Inovatif89.com — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cigorowong Kp. Sukamaju Rt 01/03 Desa Sukamukti, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Senin 03 Febuari 2020 sekitar pukul 14.30 Wib, beberapa hari yang lalu terkena musibah tertimpa pohon tumbang.

Akibat kejadian tersebut dua atap ruang kelas jebol dan kerugianan ditaksir sekitar Rp. 70.000.000. Demi untuk keberlangsungan kegiatan belajar bagian atap bangunan ditopang dengan menggunakan bambu.

Bacaan Lainnya

Rabu 05 Febuari 2020, tim dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpin langsung oleh Nuraedidin, S.IP dan Andi didampingi Camat Cisayong Drs. Yayat Suryatna, Sat-Pol PP Kecamatan Cisayong Toto Tosin, Babinsa Desa Sukamukti Serda Saeful, Kepala Sekolah SDN 3 Cigorowong Drs. Ahmad Daryono S.Pd dan Kawil Kedusunan Sukamaju Ahmad Teni Hidayat meninjau lokasi bangunan SDN 3 Cigorowong.

Tim dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya Saat Meninjau Lokasi SDN 3 Cigorowong || Poto Koramil Cisayong/Fauzi

Setelah meninjau ke lokasi, BPBD Kabupaten Tasikmalaya berencana membantu tenda untuk kegiatan belajar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Mohamad Zen, ditemui saat menghadiri kegiatan cegah stunting dengan “GENTING JAMUNG” (Gerakan Anti Stunting Jamanis Unggul) yang di halaman kantor Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (08/02/2020), kepada Inovatif89.com mengatakan, tiga yang disampaikan amanat Pak Bupati yaitu, tentang pendidikan kita fokus pendidikan,
kedua tentang kesehatan kita juga fokus tentang kesahatan, ketiga tentang ekonomi daya beli masyarakat kita fokus tentang daya beli.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Mohamad Zen

“Dengan berbagai penunjang-penunjang ini industri kreatif tapi harus nyambung dengan yang tiga tadi karena itu menjadi alat ukur di IPM kita (Indek Pembangunan Manusia) karena kalau kita tidak memliki alat ukur Indek Pembangunan Manusia apa yang menjadi standarnya,” ungkap Zen.

Menurut Zen, ini menjadi sebuah langkah yang terus kita bangun, kita tidak boleh berhenti bahkan upayanya pun harus lebih meningkat karena tantanganya pun terus meningkat.

“Aplagi sekarang yang disebut era revolusi itu harus kita jemput, bukan kita yang dijemput jadi kita harus menjemput perubahan jangan sampai malah kita yang dijemput oleh perubahan,” harapnya.

Pada saat disinggung terkait musibah yang menimpa SDN 3 Cigorowong, Sekda pun menjawab, pendidikan baik itu sarana dan prasarana sudah kami siapkan.

“Bahkan beberapa anggaran sekarang ya itu sebuah fokus tadi, walau pun ada proses kan karena kalau anggaran Pemerintah itu tidak seperti kita mengambil dari uang sendiri harus ada langkah-langkah tapi itu akan kami lakukan,” tandasnya.

lanjut Zen, Apalagi yang terkena musibah, itu bagian penting, bagian perhatian khusus karena judulnya itu musibah, kami akan bantu dengan dana BTT (Bantuan Tidak Terduga). pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *