MUI Kabupaten Kuningan Gelar Musda IX Tahun 2020

Inovatif89.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan menggelar Musyawarah daerah (Musda) IX Tahun 2020 mengusung tema “Meneguhkan Peran Majelis Ulama Indonesia Dalam Merajut Ukhuwah dan Memperkuat Islam Wasathiyah”, bertempat di Aula Hotel Purnama Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (15/02/2020).

Bacaan Lainnya

Kegiatan Musda tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, SH., M.Si, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat Prof. Dr. KH. Rahmat Safei, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Ketua dan Kepengurusan MUI Kabupaten Kuningan, Ormas Islam se- Kabupaten Kuningan (NU, Muhammadiyah, PUI), Panitia Musda IX MUI Kabupaten Kuningan dan undangan lainnya.

Dalam sambutanya, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. KH. Rahmat Safei menyampaikan, Musda adalah Forum tertinggi di tingkat Kabupaten dan forum ini memiliki makna sangat penting, yakni sebagai mitra berjuang untuk menciptakan kenyamanan, kondusifitas beragama.

“Sehingga manisnya iman di rasakan semua umat, kami mengharapkan sangat besar tentang peran MUI untuk menentukan jalannya program apa yang bisa di laksanakan untuk meningkatkan ukhuwah. Dalam Musda IX MUI Kuningan ini adalah salah satu bentuk dalam memberikan pelayanan terhadap umat oleh Ulama,” tuturnya.

Ulama adalah perekat, terang KH. Rahmat Safei, penguat dalam menyatukan kekuatan Agama dari ajaran-ajaran yang bisa menyimpang dan menyesatkan umat.

“MUI adalah salah satu mitra Pemerintah dan kita harus bisa singkron dengan Pemerintah dalam upaya mewujudkan agama Islam yang baik, saling toleransi, bisa menjaga hubungan baik dengan sesama umat, seperti yang sedang kita jalani yaitu, Islam Wasatiyah dalam moderisasi agama. Dalam menyikapi penafsiran terhadap agama karena islam Wasatiyah ini bukan merubah ajaran Agama Islam akan tetapi memoderisasikan ajaran agama islam yang telah ada sejak jaman Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Menurut KH. Rahmat Safei, tiga peran utama MUI yang harus dilksanakan demi umat, peran yang pertama yaitu, MUI sebagai pelayan umat, karena itu program-program MUI harus menjawab masalah yang dihadapi umat. Kedua, MUI sebagai penuntun umat, yaitu MUI harus berperan mengarahkan dan menuntun umat dalam pelayanannya.

“Misalkan mengarahkan umat untuk bagaimana mengkonsumsi makanan yang halal, serta memperoleh harta yang halal. Kemudian MUI juga harus menjaga akidah umat, yaitu merawat akidah agar tidak terpengaruh dengan faham dan aliran intoleransi atau radikal. Hal ini agar terjalin hubungan antarsesama manusia yang baik, serta antarumat beragama,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Bupati Kuningan M. Ridho mengatakan, Musda bagi suatu organisasi merupakan hal yang sangat penting dilaksanakan, diantaranya untuk menentukan susunan kepengurusan dan langkah serta program kerja strategis lembaga/organisasi dalam menjalankan dan memajukan roda organisasi.

“Untuk itu pada kesempatan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan menyambut baik dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada MUI Kabupaten Kuningan atas terselenggaranya Musda ke IX MUI Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.

Diharapkan, tambah Ridho, Musda MUI kali ini menjadi ajang wahana refleksi diri, sekaligus evaluasi terhadap reaksasi program yang telah disepakati dan penanganan permasalahan yang muncul.

“Di mohon kepada Kyiai, para ajengan utuk bisa mewujudkan Kuningan yang agamis. Saya mengharapkan bentuk komunikasi yang terjalin dengan para ulama dan berharap para ulama memberikan masukan-masukanya kepada saya, kemudian juga musuh utama kita di Kuningan adalah kemiskinan dan pengangguran, semoga dengan terjalinya kerjasama ulama dengan Pemerintah dapat menghasilkan output yang lebih baik lagi,” harap Wakil Bupati.

Sambung Ridho, tidak bisa kita pungkiri di Indonesia era digital sudah masuk ke dunia kita, dunia digital, dunia internet. Kita harus mempunyai sebuah sistem pembelajaran atau program yang masa kini, yang bisa di aplikasikan dengan jaman.

“Berharap para santriwan dan santriwati di Ponpes bisa mengikuti dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan para santri semua, gunakan lah teknologi yang ada saat ini untuk membuat santri lebih hebat lagi. Semoga musda ini menjadi ajang evaluasi dan silaturahmi yang menghasilkan program-program kerja yang selaras dengan Visi Misi Kabupaten Kuningan,” imbuhnya.

lanjut Ridho, yakin MUI bisa menjadi mitra kerja Pemerintah Kuningan dalam memajukan Kuningan. pungkas Wabup.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *