Inovatif89.com — Kepala Desa Nusawangi menyerahkan dan meresmikan bangunan Pendidikan Usia Dini Kelompok bermain (PAUD Kober) Nurul Ishaq Kp. Cinusa Girang, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Senin (24/02/2020).

Acara tersebut dihadiri Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Cisayong Hanhan Nugraha, SE, Ketua MUI Kecamatan Cisayong sekaligus sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Yanfa KH. Jaja, Kepala Desa Nusawangi Ading, Kepala sekolah PAUD Kober Nurul Ishaq Ustadz Romli, Babinsa, Babinkhantibmas, Perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, orang tua siswa dan tamu undangan.
Kepala Desa Nusawangi, Ading dalam sambutanya mengatakan, atas nama Pemerintah Desa Nusawangi menyerahkan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini.
“Bangunan sarana pendidikan ini, semoga bermanfaat untuk warga masyarakat khususnya Kampung Cinusa Kulon dan para pengurusnya, semiga menjadi amal kebaikan untuk kita semua,” ungkapnya.
Sambung Ading, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung atas pembangunan ini.
“Menyerahkan bangunan ini, semoga bermafaat untuk mencetak anak-anak kita semua menjadi anak yang sholeh sholehah,” tandasnya.
Sementara, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Cisayong Hanhan Nugraha, menyampaikan permohonan maafnya Camat tidak bisa hadir karena aca kegiatan di Kabupaten.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan menyambut baik, dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap semua pihak, baik itu dari Pemerintah desa, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan lain-lainya sehingga pembangunan ini bisa terbukti,” ucapnya.
Menurut Hanhan, luar biasa sekali ade-ade para generasi penerus bangsa khususnya di Kampung Cinusa Kulon, karena Pendidikan Usia Dini kelompok bermain Nurul Ishaq ini merupakan investasi yang luar biasa dibidang pendidikan untuk mempersiapkan generasi penerus yang unggul karena kalau Pendidikan dimulai dari usia dini itu lebih baik dari pada sudah usia remaja.
“Pembangunan PAUD Kober Nurul Ishaq bersumber dari anggaran Dana Desa sebesar Rp. 131 juta, kalau berbicara kasar uang (Anggaran) sebesar itu untuk bangunan semegah ini tentu tidak akan cukup,” ujarnya.
lanjut Hanhan, saya memiliki keyakinan bahwa ini hasil partisifasi semua pihak yang ada disini.
“Hasil kolaboras, hasil sinergitas antara Pemerintah Desa Nusawangi dan semua pihak,” pungkasnya.





