Inovatif89.com — Kampung Palasari Tonggoh RT 11 RW 2 masuk kewilayah Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu, sedangkan yang 2 ke RT an lagi itu masuk kewilayah Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong. ungkap Kepala Desa Indrajaya, Yudi Sutiana kepada Inovatif89.com saat ditemui di lokasi bencana tanah longsor di Kp. Pelasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Jum’at (28/02/2020) siang.
Menurut Yudi, selain jembatan sungai Cimanggu yang padasaat ini tertutup matrial longsor, Kp. Palasari Tonggoh hanya memiliki akses jalan setapak yang tidak bisa dilalui dengan kendaraan dan saat ini sedang membuat jalan baru, namun belum selesai. Hal ini lah yang menjadi prihatin.
“Berharap permasalahan akses jalan yang tertimbun matrial longsor segera diselesaikan atau membuat akses jalan untuk warga meskipun sifatnya jembatan darurat dan masalah evakuasi korban,” tegasnya.
Warga yang diduga hilang tertimbun longsor, terang Yudi, itu betul warga Desa Indrajaya merupakan seorang tokoh masyarakat, Ajengan yang sampai saat ini belum diketahui keberadaanya atasnama Ajengan Didi (63).
“Katanya tadi pagi-pagi itu berangkat ke sawah, kemudian dari sawah berangkat dengan tujun mau membajak sawah mencari air dulu ke hulu,” imbuhnya.
lanjut Yudi, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa tapi sampai saat ini beliau belum ada kabar karena sulitnya akses jalan sehingga belum bisa konfirmasi/bertanya kepada keluarganya. pungkas Kepala Desa Indrajaya.






