Inovatif89.com — Koordinator lapangan Insiden Commander (Korlap IC) Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf. Imam Wicaksana, memimpin apel Satuan Tugas (Satgas) tanggap darurat bencana alam Kampung Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/03/2020) sore.

Dalam kegiatan apel tersebut diikuti TNI, Polri, BPBD, PUPR Kabupaten Tasikmalaya, Basarnas, BNPB, Damkar, Camat Sukaratu dan Cisayong, Kepala Desa Santanamekar dan Indrajaya, Relawan, Ormas dan Masyarakat.
Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf. Imam Wicaksana dalam sambutanya mengatakan, untuk kegiatan hari ini, saya nilai bisa secara signifikan menyelesaikan matrial yang ada. Air sudah mengalir yang tadinya kita khawatirkan bisa membawa longsor lagi sudah ngalir, kemudian beberapa matrial juga sudah bisa kita geser.
“Mudah-mudahan, untuk besok rencana kegiatan dari PUPR nanti akan kita lanjutkan untuk memasang paralon, kemudian memasang beronjong. Saya pikir itu seperti TPT, mirip tapi gak tahu bagaimana besok teknisnya,” ungkap Dandim.
Menurut Dandim, untuk hari ini dari saya tidak ada evaluasi sebenarnya. Trimakasih semangatnya hebat, luar biasa dari rekan-rekan semuanya.
“Seperti yel-yel ini lah yang sebenarnya kita inginkan, artinya kita tidak lagi berfikir Sektoral tetapi sudah dalam Satu Kesatuan, tidak lagi ada TNI, tidak lagi ada Polri, tidak lagi ada BPBD, semuanya jadi Satu dalam Satu Kesatuan “Satgas” namanya juga nama Satgas, bukan nama persektor,” tuturnya.
Yang kedua, terang Dandim, saya lihat kekompakan semuanya, tolong di pelihara hingga akhir nanti tanggap darurat.
“Sebagai informasi petunjuk dari Danrem tadi malam kepada saya, untuk lamanya masa tanggap darurat kita menyesuaikan permintaan dari Bupati, dalam SK nanti akan dicantumkan tanggal mulai sampai tanggal akhir,” ujarnya.
Tambah Dandim, ini saya tepiskan polimek kemaren, tanggap darurat berapa hari? 5 hari, 3 hari.
“Hari ini saya tepiskan tanggap Darurat akan dilaksanakan selama 14 hari, sama seperti permintaan Bupati, kalau nanti kemudian Bupati berfikir perlu di perpanjang, kita perpanjang lagi, kita tetap ada disini,” tegasnya.
lanjut Dandim, saya mohon kepada rekan-rekan sekalian memahami situasinya, saya pun yakin dan saya pun tau, mungkin ada yang kangen sama keluarga dan lainnya.
“Silahkan mau digilir mau lihat istri, anak silahkan yang terpenting bagi saya adalah kita kerja setiap harinya kompak semangat, kemudian tanpa embel-embel lainnya jadi Satu Kesatuan,” pungkasnya. [Fauzi]





