Cegah Corona: Sekdes Purwasari, Gunakan Mesin Semprot Bisa Lebih Cepat dan Hemat Tenaga

PEWARTA : FAUZI

Inovatif89.com — Penyemprotan cairan disinfektan menggunakan mesin semprot yang memiliki dua fungsi, apabila daya batrai mesin habis juga masih bisa digunakan secara manual.

Bacaan Lainnya

“Kita kemarin baru beli 1 mesin semprot dan rencana akan membeli 4 lagi, 1 untuk disimpan di kantor desa serta 4 lagi akan disimpan di masing-masi ke wilayahan (Dusun) masing-masing 1 mesin semprot,” ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Purwasari, Yadi Sutowo, S.Pd, ditemui di kantornya, Desa Purwasari, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (28/03/2020).

Menurut Yadi, kalau menggunakan semprotan manual itu tentunya lebih menguras tenaga sehingga mudah cape atau lelah. Sedangkan dengan situasi saat ini, kita harus selalu fit agar tubuh kita stabil.

“Jangan sampai dalam upaya penyemprotan cairan disinfektant untuk mencegah penyebaran Corona Virus (COVID-19) di masyarakat sementara kondisi tubuh kita yang mengerjakanya kecapean kecapean dikhawatirkan kondisi kurang fit,” ujarnya.

Pembelian perlengkapan alat pencegahan Corona, terang Yadi, 1 unit mesin alat semprot, Cairan disinfektan, masker, hand sanitizer, Alat Pelindung Diri (APD) dan lain-lainya.

“Meskipun warga ada yang memiliki alat semprot manual, tetapi Pemerintah desa tetap harus menyediakan alat-alat perlengkapan tersebut dengan menggunakan anggaran dari Dana Desa (DD), kan itu intruksi dari Kemendes,” imbuhnya.

lanjut Yadi, penyemprotan cairan disinfektant dilaksanakan secara bertahap dan bergiliran dari Dusun satu kedusun lainya.

“Sosialisasi tentang gejala dan pencegahanya kepada masyarakat dengan cara membagikan photo copy himbauan dari Pemerintah Kabupaten dalam hal ini UPTD Puskesmas Cisayong termasuk mencantumkan nomor telepon petugas medis Puskesmas Cisayong,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *