PEWARTA : FAUZI.
Inovatif89.com — Dalam rangka menyikapi lonjakan pemudik ditengah mewabahnya Coronavirus Disease (Covid 19), tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Desa Cileuleus menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang bertempat di Gor Desa Cileuleus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Selasa (31/03/2020).
Kegiatan rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cileuleus Anang Hardi yang dihadiri oleh Perangkat desa dan Karang Taruna Desa Cileuleus.
Tokoh Pemuda Desa Cileuleus, Arifin dihubungi melalu pesan WhatsApp kepada Inovatif89.com mengatakan, hasil rapat koordinasi tersebut sama pemuda baru nyepakati dulu kesiapannya dan lebih lanjut besok setelah rapat sama RT biar singkron.
“Hal yang paling penting mungkin lonjakan pemudik yang cuti start dari zona merah. Langkah seterusnya sosialisasi kepada warga dan penyemprotan ke rumah-rumah secara serentak (se-wilayah Desa Cileuleus),” ungkapnya.
Pembuatan posko, terang Arifin, rencana akan dibuat di 4 titik masuk wilayah Desa Cileuleus dan teknis pelaksanaannya besok setelah ada kesepakatan dengan para RT juga yang lainya.
“Dengan tujuan untuk mengedukasi warga yang datang dari perantauan, khususnya yang dari zona merah agar patuh pada aturan yang di keluarkan oleh Pemerintah, agar meminimalisir warga yang ada di desa supaya tidak tertular,” tegasnya.
Sementara Kepala Seksi Pemerintahan Desa Cileuleus, Wahyu Wibiksana mengatakan, tadi siang biasa rapat mingguan desa dengan jarak yang begituh jauh.
“Membahas tentang menanggulangi pendatang/pemudik dari luar kota yang makin terus bertambah,karena memang masyarakat Cileuleus hampir 50% perantau dan membahas lagi generasi milenial dalam wadah Karang Taruna yang siap membantu/jadi Relawan dalam memutus rantai Covid-19,” ujarnya.
Selain itu, juga bagaimana mensosialisasikan aturan utuk pendatang dari luar kota apalagi dari zona merah terkait untuk diam dirmh selama 14 hari dan bagaimana caranya memberikan pemahaman bagi orang-orang yang tidak menggubris aturan tersebut. tambah Wahyu.
Selanjutnya Ketua/Wakil Karangtaruna, lanjut Wahyu, Riky berinisiatip untuk membentuk Relawan dari muda mudi perwakilan dari masing-masing wilayah Kedusunan.
“Tadi sore di sepakati dan siap untuk jadi Relawan yang diperbantukan dengan Pemerintah desa dalam pelaksanaan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah dan akan bersama-sama dengan RT-RT jika di perlukan karena mereka memiliki rasa kepeduliaan tinggi,” pungkasnya.





