Pemkab Berusaha Sekuat Tenaga Jangan Sampai Ada Warga Sumedang yang Tidak Bisa Makan

PEWARTA : FAUZI

Inovatif89.com — Dampak pandemik Covid-19, banyak warga terutama dari sektor informal yang tidak mempunyai penghasilan, kehilangan pekerjaan dan berujung tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok untuk keluarganya.

Bacaan Lainnya

Pemerintah daerah (Pemda Kab. Sumedang) berusaha sekuat tenaga jangan sampai ada warga Sumedang yang tidak bisa makan.

Sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumedang, siang tadi saya memimpin online meeting bersama Forkopimda, Sekda, Asisten Pembangunan, Kepala Bapppeda, Kadis Sosial, Kadis Kopindag, Kadis PMD, Kalak BPBD, Pimpinan Kantor Pos Sumedang, Pimpinan Bulog Sumedang, Ketua Forum Camat, Ketua APDESI.

“Agenda yang dibahas mekanisme penyaluran Jaring Pengamanan Sosial (JPS) dari Pemprov Jabar. Pembagian peran dalam penyaluran JPS dan sinkronisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ungkap Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, melalui akun facebooknya (Dony Ahmad Munir), Senin (13/04/2020) siang.

Menurut Dony, penyaluran JPS harus tepat sasaran, tidak ada yang menerima bantuan ganda, merata, diberikan kepada yang berhak. Kuncinya adalah pendataan yang tepat, konsisten dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Pemda akan melakukan verifikasi ulang di lapangan berkaitan dengan data yg telah masuk. Sehingga data benar benar valid. Pengadaan bahan dan penyaluran bantuan lancar,” tegasnya.

Pengawasan yang intensif dari setiap tahapan serta dibuat posko pengaduan dan tindak lanjutnya. tambah Dony.

Selasa besok 14 April 2020, kami melakukan meeting online dengan mengundang Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi yang ada di Sumedang untuk rembuk online.

“Kami meminta masukan tentang dampak sosial ekonomi Pandemi Covid-19 dan strategi antisipasinya,” pungkas Dony.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *