Dipicu Video di Medsos, Puluhun Sopir Truk Datangi Kantor Desa Cisayong?

Pewarta : Fauzi.

Inovatif89.com — Diduga dipicu oleh unggahan video Kepala Desa (Kades) Cisayong Yudi Cahyudin, S.AP, dengan nada keras di media sosial (Medsos), puluhan sopir truk pengangkut pasir datangi kantor Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (02/05/2020) siang.

Bacaan Lainnya

Yudi Cahyudin mengatakan, tidak bermaksud mengundang peperangan, tidak bermaksud menangtang bapak, ibu dan sebagainya.

“Mungkin itu kehilapan saya secara pribadi, saking (karena) 1. Orang Cisayong, hasil kesepakatan pada waktu tahun 2010 tahun 2018, bahwa silahkan truk pasir masuk ke kawasan Cisayong dengan syarat ada tonase yang harus di ukur, 8 ton. Maka pada waktu itu pihak Dishub juga menyampaikan ukuran tonase nya ini tolong dibatasi,” ucap Yudi dihadapan puluhan sopir truk yang hadiri dihalaman kantor Desa Cisayong.

Menurut Yudi, terkait, ada pun hal-hal yang harus disampaikan pemupakatan, dan kesepakatan bersama pada kontek hari ini, kami memohon silahkan perwakilan untuk bicara, duduk bareng dengan kami. Karena hari ini situasi sedang melalukan pencegahan Covid-19 tidak boleh ada kerumunan masa.

“Saya harapkan, bahwa bapak-bapak untuk silahkan yang tidak berkepentingan untuk mewakilkan terhadap para truk sopir yang lainnya,” ujarnya.

Kemudian saya sampaikan, terang Yudi, bapak-bapak tolong dulu sebentar, sebentar, sebentar saya sampaikan biar ini tidak gagal paham dan biar ini tidak salah paham.

“Bila bapak-bapak melihat kawasan Desa Cisayong, setiap jam 3 sore sampai jam 6 sore ada portal yang ditutup di daerah kawasan perbatasan Cisayong, itu hanya dalam kontek, kanyaah pemimpin desa terhadap rakyatnya biar tidak terjadi kerumunan orang diranah Desa Cisayong.

Jadi kalau ada penutupan dari jam 3 sampai 6 sore, mobil, kendaraan dibatasi mohon untuk tidak dipahami, bahwa itu kemudian sebagi hal-hal yang membatasi bapak, ibu semua, tapi itu hanya pada kontek Covid saja,” imbuhnya.

Saat menyampaikan klarifikasinya diatas Maskara (Mobil Aspirasi Kampung Juara) ada salah seorang sopir truk yang medekat ke mobil dan Kades Yudi menyampaikan, ooh ternyata ini yang di video yang kemarin, saya tidak sengaja.

“Oke. Secara pribadi sekali lagi, permohonan maaf secara pribadi terhadap bapak, bapak akan diterima?,” tanya Yudi dan para sopir truk yang hadir serentak menjawab, diterima.

Trimakasih, haturnhun Kang, ungkap Yudi sambil memegang seorang sopir truk (berbeda) yang sudah berada disampingnya diatas Maskara. Hampura kamari bisi kasinggung, bisi naon, ulah jadi kapapanjangan sambil bersalaman.

lanjut Yudi, yang lainya kita koordinasi tidak harus kemudian bicara hal-hal lain. Ayo kita duduk bareng di kantor desa, perwakilanya kemudian kita bertemu mungpung ada unsur Muspika dan sebagainya.

“Silahkan bapak-bapak untuk kembali ke rumahnya masing-masing, saya do’akan mudah-mudahan sehat, saya do’akan selamat sampai tujuan, gampang rijkinya,” pungkas Kades Cisayong.

Salah seorang sopir truk Dede alias Baron ditemui usai keluar dari dalam Kantor Desa Cisayong mengatakan, menghibau ke Ci Abah mau rapat dan klarifikasi sert kedepanya mau rapat.

Padasaat ditanya kronologih awal terjadinya para sopir truk pasir datang ke kantor Desa Cisayong, Dede menjawab bahwa awalnya Pak Kuwu yang nyegat sendiri. tegasnya singkat.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari Petugas Koramil dan Polsek Cisayong yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP. Gunarto. Setelah mendengarkan klarifikasi dari Kepala Desa Cisayong, para sopir truk membubarkan diri dengan tertib.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *