Kabar Duka, Sekda Kabupaten Garut Meninggal Dunia

Pewarta : Adas IS. SH.

Inovatif89.com — Kabar duka, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Ir. Deni Suherlan, M.Si, meninggal dunia. Ia meninggal dunia di rumah dinasnya Jl. Patriot, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Senin (11/05/2020) pagi sekitar pukul 07.50 Wib.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : https://inovatif89.com/2020/05/11/riwayat-hidup-ir-h-deni-suherlan-m-si/

Dalam acara pelepasan Jenazah Allmarhum di rumah duka, dihadiri istri (Allmarhum) Hanny Diawati didampingi Putri semata wayangnya, Ulfa Nabila, serta Bupati Garut H. Rudy Gunawan, Wakil Bupati dr. Helmi Budiman, Kapolres Garut AKBP. Dede Yudi Ferdiansyah, Dandim 0611 Garut Letkol Inf. Erwin Agung Teguh Wiyono Andrianto ST MTr (HAN), Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi, juga para pejabat dan ASN Pemkab Garut.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Rudy Gunawan mengatakan, kemarin malam hingga pukul 21.30 Wib, saya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Garut masih berkumpul dengan Sekda di Pendopo melakukan rapat hingga berbuka puasa dan shalat maghrib bersama.

“Saya masih berkomunikasi dengan Sekda yang melaporkan bahwa dirinya akan mendatangi kantor Pos untuk memproses pencairan dana bantuan untuk kurang lebih 29.000 orang warga Garut yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.

Beliau selalu meminta, terang Rudy, agar kerawanan pangan harus diperhatikan benar-benar, makanya sebelumnya juga sudah rapat marathon dengan para Camat di rumah dinas ini.

“Allmarhum dipanggil Allah di waktu yang sangat Mustajab, di bulan Ramadhan dan beliau adalah birokrat yang rendah hati, tidak punya masalah dengan siapa pun dan tidak pernah menyusahkan orang lain,” ujar Rudy di hadapan para pelayat.

Rudy meminta Aparat Sipil Negara (ASN) di seluruh Kabupaten Garut dan seluruh masyarakat Garut ikut bersama-sama mendo’akan Almarhum agar bisa diterima di sisi Allah SWT.

Rudy pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Almarhum yang selama kurang lebih 30 tahun menjalankan tugasnya sebagai aparat Pemerintah.

“Tentu saja kita telah kehilangan Allmarhum, seorang birokrat yang lulus sebagai Sekda. Atas nama Pemkab Garut dan pimpinan daerah, kami memberikan penghormatan terahir serta turut berduka cita dan belasungkawa kepada Allmarhum. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” pungkas Bupat Rudy.

Usai dilepas dari rumah duka, jenazah Allmarhum dibawa ke Masjid AT Taufiq yang berada di lingkungan perkantoran Sekretariat Daerah Kabupaten Garut untuk di Shalatkan.

Sholat jenazah dan do’a bersama terbatas, dengan protokol kesehatan (physical distancing), dilaksanakan di Masjid At-Taufiq, Komplek Kantor Sekretariat Daerah. Jenazah akan dimakamkan di Bandung usai dishalatkan di masjid At-Taufiq.

Sumber : Diskominfo Kab. Garut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *