Pewarta Fauzi.
Inovatif89.com. Saya selaku Kepala desa (Kades) menyampaikan, bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dar Dana Desa (DD) tidak akan mencukupi walau Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Rencana Kerja Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) lewat Musyawarah Dusun (MUSDus) dan Musyawarah Desa (MUSDes) susah di gelar akan tetapi ini dialihkan ke BLT.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa (Kades) Purwasari, Supendi Supriadi melalui pesan WhasApp saat dihubungi usai pelaksanaan pengalokasian BLT DD tahun anggaran 2020 Desa Purwasari, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (21/05/2020) sore.

Menurutnya, selaku Kades itu bagai memegang 2 (Dua) mata pisau yang sama, sehingga dilema menghadapi aturan-aturan yang setidaknya akan menimbulkan kecemburuan sosial yang sangat luar biasa. tegas Kades.
Sementara itu Sekretaris Desa Purwasari, Yadi Sutowo, S.Pd, ditemui saat proses pelaksanaan pengalokasian BLT DD di mengatakan, bahwa jumlah penerima BLT DD sebayak 179 Kepala Keluarga (KK) dari 23 RT di 4 Dusun sewilayah Desa Purwasari.
“Masing-masing RT sebayak 7 hingga 9 KK yang mendapatkan BLT DD,” pungkasnya.

Dalam mempercepat dan mempermudah proses pencairan, Pemerintah Desa Purwasari membantu warganya dengan memoto copy KK/KTP dan menjemput menggunakan Mobdin desa hingga menggendong warga yang telah lanjut usia ke Aula apabila sudah berada dilingkungan Desa Purwasari.





