Semua Masyarakat Tercover, orang Kaya dan Miskin Sama Saja Bantuannya Terdampak Covid-19

Inovatif89.com — Bantuan yang sudah biasa (Rutin) yakni, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan), kemudian bantuan yang sekarang mengenai dampak pandemi Covid-19 dan Alhamdulillah semuanya bisa tercover, dengan tujuan supaya aman juga tentram.

“Dalam bantuan terdampak Covid-19 ini semua sama, orang kaya dan miskin sama saja bantuannya juga terdampak Covid-19 jadi semua disamakan mendapatakan, terkecuali yang sudah punya PKH, BPNT, Kartu Prakerja, apalagi Perangkat desa tidak mendapatkan semuanya murni milik warga,” ungkap Kepala Desa Linggaraja, Endis Nasihin saat ditemui di rumahnya Kp. Ciranji, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Selasa (02/06/2020).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Endis, ini bukan kebijakan Kepala desa tapi kebijakan para RT, dan Kepala desa hanya melaksanakan sesuai dengan juklak dan prosedur apa yang di sampaikan Presiden dengan langsung menyerahkan ke para RT karna RT lebih tau bagaimana warganya.

“Kebijakan RT uuntuk mendata semua warganya supaya, aman, tentram dan nyaman, “Repeh Rapih”,” ujarnya.

Memang ada yang tidak ke bagian warga ngamuk, terang Endis, bahkan ngamuknya kembli lagi ke Kepala desa. Sedangkan Kepala desa dalam aturannya hanya sebatas mengetahui, tapi dampaknya tetep dan kepala desa yang jadi sasaran masyarakat, dengan dalih Kepala desa tidak bisa mengurus masyarakatnya.

“Padahal semua data masyarakat yang ada di desa kami di ajukan sesuai data atau KK yang ada di wilayah desa ini. Seperti sekarang ini, saya lagi membereskan SPJ Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa dan langsung di stempel serta di tandatangani,” imbuhnya.

Alhamdulillah di tahun 2020 ini dimana pandemi Covid-19 dan bentuk bantuan apapun semuanya masyarakat bisa merasakan dan menikmati, semuanya tercover dengan nominal bervariasi dari mulai Rp. 600.000, 500.000, Tunai Rp. 150.000 + sembako dan yang dari JPS Kabupaten yaitu, Rp. 200.000 ribu. Jadi sesuai juklaknya, dan tidak ada potongan apapun.

“Seumpama ada kabar di potong, dan untuk apa sampai di potong, dan di peruntukan untuk siapa hasil pemotongan tersebut,” tegasnya.

lanjut Endis, berharap untuk kedepannya supaya lebih kondusif, lebih aman dan nyaman. Saya sebagai Kepala desa mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Kabupaten yang sudah memberikan bantuan terdampak covid-19 kepada masyarakat, khususnya desa kami.

“Semoga kebaikannya dibalasan sama Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Covid-19 ini cepat berlalu dengan banyak yang besodaqoh,” pungkasnya. [Yusrizal]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *