Pewarta : Yusrizal.
Inovatif89.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Janggala sedang menata serta membangun untuk kemajuan desa, dan Alhamdulillah dengan mengembangkan potensi yang ada di wilayah Desa Janggala yaitu, objek wisata Bukit Puji Ningrum yang letaknya ada di Kampung Pasir Haleuang.
Hal tesebut diungkapkan Asep Ahmad Kepala Desa (Kades) Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, saat ditemui di kantornya, Kamis (25/06/2020).
Menurut Asep, bahwa obyek wisata Bukit Puji Ningrum. dalam penguasaan Perhutani dan Insyaalloh, kami akan membangun sebuah kerja sama dan komitmen untuk kedepannya supaya bisa saling memajukan wahana wisata tersebut.
“Kebetulan dalam situasi pandemi ini selalu ramai pengunjung dan untuk fasilitas di dalam Area tersebut belum maksimal karena belum tersentuh dana atau anggaran khusus,” ujarnya.
Dikatakan Asep, kami terus menata dari hasil pengunjung itu sendiri, termasuk di sana ada tempat selfie seperti negeri di atas awan dan tempat Camp.
“Mudah-mudahan bisa kami tingkatkan lebih baik lagi, supaya para pengunjung lebih nyaman dan lebih menikmati suasana alam yang ada di Bukit Puji Ningrum,” tururnya.

Jadi untuk para pecinta selfie dan Camp, silahkan tak perlu jauh-jauh untuk bisa menikmati suasana alam Bukit Puji Ningrum dan area tersebut ada susana atau ada saat-saat dimana yang di sebut negeri di atas awan, yang mana di daerah lain lagi buming. Tinggal datang saja ke Bukit Puji Ningrum, Insyaalloh tidak Akan mengecewakan.
“Berharap, semoga Bukit Puji Ningrum bisa meningkatkan PADes dan juga kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah Desa Janggala,” tambah Asep Ahmad, Kades Janggala.
Untuk masuk ke area objek wisata Bukit Puji Ningrum, terang Asep, tidak perlu merogok kocek yang berlebihan. Murah meriah dengan tiket masuk Rp. 2.000.00, Parkir Rp. 2.000.00 dan Camp sekitar Rp. 5.0000.00. Disini kita tidak menargetkan keuntungan dulu, tetapi untuk sekarang ini meskipun sedikit yang penting area wisata tersebut bisa bertahan dan sesuai harapan.
“Insyaalloh mau posisi rame atau pun kondisi biasa-biasa saja tetep karcis hanya Rp. 2000.00, agar terjangkau oleh semua masyarakat,” imbuhnya.
lanjut Asep, mungkin untuk kedepannya tempat wisata Bukit Puji Ningrum perlu investor juga untuk bisa merawat dan mengembangkannya serta Alhamdulillah di Desa Janggala banyak para donatur atau pun orang-orang pembisnis yang bisa juga siap untuk kerja sama menciptakan atau menambah inovasi-inovasi apa yang seharus nya ada dilokasi agar minat pengunjung terus bertambah dan tidak ada kejenuhan.
“Kalau hanya sekadar itu-itu saja tidak ada kreatifitas dan inovasi baru di Bukit Puji Ningrum, mungkin pengunjung lama-lama bosan,” pungkasnya.






