Keluarga Besar Persis Sukaresik Gelar Lokarium Kaderisasi

Inovatif89.com – Keluarga besar Persatuan Islam (Persis) Sukaresik menggelar Lokarium Kaderisasi, bertempat di aula kampus Pesantren Persis 42 Sukaresik Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan kaderisasi dilaksanakan selama dua hari Jum’at 03 dan Sabtu 04 Juli 2020 yang diikuti oleh sebayak 52 peserta yakni, 25 peserta tingkat Tsanawiyyah, 20 peserta tingkat SMA, dan 7 orang peserta tingkat Mahasiswa. Dengan narasumber meliputi unsur aktivis internal Jam’iyyah Persis terdiri dari tokoh Pesantren, tokoh Pemuda/i Persis, dan tokoh mahasiswa/i Persis.

Bacaan Lainnya

Hal yang menjadi dasar bagi Keluarga Besar Persis, kaderisasi merupakan jantung sebuah organisasi dalam proses regenerasi dan menentukan keberadaan organisasi antara masih akan bertahan, berkembang atau hilang sama sekali.

Ketua pelaksana lokarium kaderisasi mengatakan, bahwa agenda tersebut merupakan lanjutan dari Camp konsentrasi kaderisasi yang tengah digalakan oleh Persis Sukaresik.

“Selain menjajaki kekaderan tingkat Diniyyah dengan agenda tahunan (Lasadin Pers), tingkat remaja dengan (Literasik), tingkat pemuda dengan Ma’ruf, maka hari ini sebagai perdana melakukan pembekalan terhadap santri yang baru lulus jenjang pendidikan SMA,” ungkap Bung Fahmi Wahyudin saat ditemui di lokasi, Sabtu (04/07/2020) siang.

Dikatakan Fahmi, kekuatan terpenting memenangkan peradaban masa depan sangat ditentukan oleh basis persiapan yang mumpuni, jelas dan terukur di bidang kekaderan.

“Untuk itu akan terus berinovasi menjaga serta mengembangkan kader potensial kami dan untuk disumbangsihkan di lapangan nyata,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Pimpinan Cabang Pemuda Persatuan Islam (PC Pemuda Persis) Sukaresik kang Andri Nurkamal, penghayatan suatu organisasi membutuhkan berbagai jalan ikhtiyar yang maksimum dan tidak monoton, baik dalam ekspansi perjuangan maupun menjaga kedalaman.

“Langkah organisasinya dapat melakukan show perjuangan ke luar kapan pun juga, tetapi itu bukan pokok intinya. Sebab, dalam perjuangan dakwah Islam, nilai logis, etis dan estetis harus mewujud dalam rupa lapangan. Kita punya infrastuktur, tetapi lebih punya lagi nilai-nilai suprastruktur, disanalah kuncinya. Kita perlu kenyataan yang pantas diceritakan daripada cerita yang tidak kunjung jadi kenyataan,” tuturnya.

Menurut Andri, dalam perkembangannya PC Persis Sukaresik hari ini telah memiliki lembaga pendidikan formal di hampir semua desa se-Kecamatan dari setingkat PAUD, Diniyyah, sampai Madrasah Tsanawiyah.

“Disamping itu, mereka juga memiliki Pesantren Tahfidz, saung pergerakan, dan tengah menyiapkan Madrasah Murobbi, kelas Negarawan, Pesantren Takhosus Kitab, dan menyiapkan rumah sosial rakyat,” paparnya.

Selain itu, ketua Pemudi Persis Sukaresik Aam Siti Aminah, optimis di pihak Keperempuanan langkah sinergis perjuangan dakwah akan dapat saling melengkapi dan menguatkan.

“Kami selalu siap sedia merapatkan langkah perjuangan, baik di internal maupun eksternal,” tandasnya. [Fauzi]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *