Pemerintah Desa Cikeusal Alokasikan PKTD Rp. 12 Jt

Pewarta : Yusrizal.

Inovatif89.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikeusal mengalokasikan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp. 12 juta.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Cikeusal, karena kami mengalokasikan anggaran PKTD tidak terlalu besar cukup 40 orang saja dikalikan dengan nominal Rp. 50.000 jadi kisaran nominal Rp. 2.000.000, dan selesai selama dua (2) hari di setiap Kepunduhan dari enam (6) Kapunduhan totalnya sebayak 240 orang.

“Karena itu adalah program dari Covid-19 jadi yang ikut berperan walaupun tidak ada TPK, melalui kesra mengenai keuangannya,” ujar Rahmat Ali kepada inovatif89.com saat ditemui di Kantor Desa Cikeusal, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Senin (06/07/2020).

Tapi untuk pelaksanaanya, kata Rahmat Ali, lebih melihat ke perangkat yang punya wilayah atau Kepunduhan (Kepala wilayah) karena dia yang lebih tau tentang keadaan lingkungannya.

“Kegiatan PKTD tersebut titik lokasinya ada di enam Kapunduhan yaitu, Kapunduhan Cikeusal, Cirangkong, Ciakar. Pokoknya di seluruh wilayah kapunduhan yang ada di Desa Cikeusal,” imbuhnya.

Menurut Rahmat, dalam program Padat Karya Tunai ini dari Pemerintah yang non pembelanjaannya lebih ke material, artinya dana itu diberikan sebagai HOK kepada masyarakat yang ikut dalam pekerjaan padat karya tunai tersebut untuk memberdayakan warga yang ada di Desa Cikeusal.

“Jadi untuk kedepannya, program-program seperti PKTD itu bagus buat masyarakat ekonomi kecil, dan itu bagian rekapri ekonomi, membuat masyarakat lebih produktif sehingga itu harus dikedepankan lagi,” ungkapnya.

lanjut Rahmat Ali, Alhamdulillah masyarakat sangat antusias sekali untuk program PKTD dan mereka terasa terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini, walaupun dengan nominal HOK yang alakadarnya dan wajar Karena untuk HOK-nya di wilayah Desa Cikeusal tidak seperti di kota besar. Kami pun menyesuaikan dengan HOK yang memang sudah lumrah (sesuai) di daerah kami.

“Untuk anggaran PKTD, kami hanya menganggarkan Rp. 12.000.000, yang pelaksanaan kegiatannya untuk enam Kepunduhan dan masing-masing kapunduhan berkisar Rp. 2.000.000. Itu sudah di realisasikan ke semua Kepunduhan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *