>

Gali Potensi di Sektor Pariwisata, Kades Sundakerta Berharap Bantuan dari Pemerintah

Inovatif89.com – Pemerintah Desa Sundakerta, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, terus menggali potensi di sektor pariwisata yakni, Curug Arga, Air Panas, Bumi Perkemahan, dan Makam Keramat.

Kepala Desa (Kades) Sundakerta selaku Ketua APDESI Kecamatan Sukahening menyampaikan, berawal dari rencana pengembangan potensi wisata yang ada di wilayah administratif Desa Sundakerta tiada lain adalah atas dasar prakarsa masyarakat yang ada di wilayah yang mana notabene bermata pencahariannya lebih banyak petani di karenakan areal batas wilayah antara lahan pesawahan milik warga berbatasan dengan lahan Perhutani.

Bacaan Lainnya

“Disitu ada sebuah Curug yang konon itu menurut asal usul dari para se-sepuh kami dulu, itu ada Ki Arga dan yang namanya Aki (Kake) Arga tersebut disana bermukim. Kemudian ada Aki Ata juga serta selanjutannya ada yang lainnya, cuman yang lebih pamiliar/dikenal adalah Aki Arga sehingga masyarakat secara spontan menamakannya Curug Arga,” papar Anton Raksadiwangsa kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Rabu (22/07/2020).

Menurut Anton, setelah kurun waktu sekitar kurang lebih satu bulan masyarakat bersama-sama Pemerintah dan Lembaga desa mencoba menggali potensi dengan cara swadaya. Kemudian lahan di bersihkan dan sebelumnya pun, kami tentunya memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak Perhutani terkait ada yang potensi wisata curug tersebut.

“Untuk progres dikarenakan ini ada di pertengahan tahun, kami mencoba sekemampuan dulu dengan cara swadaya masyarakat, baik itu dari pemikiran, tenaga dan materi,” ungkapnya.

Insyaallah untuk kedepan, terang Anton, kita bisa mengalokasikan berdasarkan hasil musyawarah mufakat untuk lebih kepada penguatan masalah ekonomi desa. Khususnya di sektor potensi desa dibidang pariwisata yaitu, Curug Arga, Bumi Perkemahan, Air Panas, dan Makam Keramat akan di jadikan wisata religi.

“Dikarenakan akses menuju lokasi tersebut tidak jauh dari akses jalur antara Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Garut yaitu, ke Telaga Bodas atau Cipatuh, kemunginan kami pun mencari celah potensi lain di jalan- jalan yang memang bisa dilalui secara langsung dari Desa Sundakerta.

Tepatnya dari Kampung Balandongan ada potensi untuk bisa di jadikan akses yang bisa dilalui kendaraan roda empat dan itu nanti kita akan sosialisasikan juga memberikan pelayanan terhadap masyarakat tentang ajas manfaat untuk pembangunan jalan tersebut.

Selain itu, di sisi lain dibeberapa Dusun masih ada akses jalan, baik dari Dusun Buniruum, dan Dusun Cintamanah, kalau dari Dusun Buniruum kita sudah melakukan verifikasi faktual kelapangan seperti apa kondisi jalan juga kebetulan areanya persawahan akan kita jadikan jalan usaha bertani,” imbuhnya.

Kami akan fokus terhadap peningkatan sumber ekonomi baik itu dari para petani, selebihnya ada ajas manfaat lain yaitu menuju langsung ke titik lokasi Curug Arga.

“Mudah-mudahan dengan rencana yang kita gagas bersama-sama dan berawal dari masyarakat bersama Pemerintahan Desa dan lembaga ini, pada akhirnya bisa terwujud sesuai harapan dari pada masyarakat desa sundakerta,” tambahnya.

lanjut Anton, atas nama Pemerintah desa sebagai ujung tombak di tataran paling bawah dan ini jelas kenginan dari masyarakat sehingga kami tidak lanjuti dengan mengadakan musyawarah, baik itu MUSDus, MUSDes, MUSRENBANGDes, dan MUSREN Kecamatan.

“Berharap Pemerintah Pusat melalui Presiden, Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur, dan Kabupaten Tasikmalaya melalui Bupati, bisa mendorong inovasi desa dengan tujuan adanya kemandirian desa. Sementara hal ini tidak adanya dukungan dari pihak Pemerintah ,bukannya tidak mustahil berkembang baik cuma kesanya pasti lamban. Kami untuk mengembakan butuh bantuan sekitar Rp 3 milyar, sehingga berharap Pemerintah bisa membantu kami,” tuturnya dengan penuh harapan. (Fauzi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *