Inovatif89.com – Pagi-pagi itu, saya memberika kabel kepada Kawil (Kepala wilayah) untuk PJU (Penerangan Jalan Umum) sekitar pukul 07.00 Wib, dan padasaat sedang ngobrol ada yang berlari yaitu, orang tua Dentris (Nono).
“Saat ditanya ada apa? Hanya menjawabnya, budak, budak dan saya kira tabrakan,” ungkap Kepala Desa Sukasetia Tatang Saputra, saat ditemui di lokasi kejadian di kandang ayam milik korban Kp. Pasirangin Desa Banyurasa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (30/07/2020) siang.
Kemudian, terang Tatang, saya menunggu dulu keluarganya dan bertanya bagaimana kronologisnya, menjawab, budak di saung, di saung.
“Saya bersama warga berangkat menuju lokasi kandang ayam, ternyata sudah ada yang di gotong dan langsung di masukan ke dalam mobil agar tertolong,” ucapnya.
Langsung dibawa ke Rancamaya (RSU SMC Kabupaten Tasikmalaya) di Rancamaya sekitar 90 menitan atau pukul 08.30 Wib begitu nyampe, saya lansung keluar dari mobil meminta pertolongan dari petugas medis dan petugas langsung respon dengan membawa dua belangkar serta langsung diberi pertolongan pertama. tambahnya.
Menurut Tatang, setelah petugas medis memanggil kepada keluarga korban, ternyata yang laki-lakinya itu (AH Suami Dentris Trisnawati) dinyatakan sudah meninggal dunia sekitar pukul 08.30 Wib.
lanjut Tatang, saya titipkan (Pada petugas medis) bahwa, Ibu Dentris ini adalah seorang Sekdes tolong perawatannya yang bagus.
“Alhamdulillah langsung oleh sekitar 10 perawat di tolong di kompa dan Alhamdulillah Ibu Dentris napasnya ada lagi dan dinyatakan tidak meninggal, namun masa kritis,” pungkasnya. (Fauzi)





