INOVATIF89.COM , TASIKMALAYA — Pemerintah Desa (Pemdes) Tawangbanteng melaksanakan kegiatan agenda rutin bulanan, diantaranya ada apel siaga untuk pembinaan para ketua RT dan juga RW serta yang paling pokok adalah memperkokoh silahturahmi dengan aparatur pemerintah desa, posyandu, karang taruna dan para kawula muda yang ada di wilayah Desa Tawangbanteng.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nandang Abdul Ajiz Kepala Desa Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat saat ditemui di kantornya usai melaksanakan kegiatan agenda rutin bulanan, Sabtu (28/11/2020) siang.
Dalam kegiatan rutin bulanan ini, terangnya diisi dengan kegiatan gotong royong bersih-bersih dan bahkan desa berencana akan membangun GOR, namun karena sekarang ini kebetulan sedang ada pandemi covid-19 sehingga kita akan rumuskan apakah ini menjadi sport center untuk sementara atau ketahanan pangan.
“Kalau kemarin ketika berdiskusi bahwa perangkat desa dan juga rekan-rekan RT RW lebih ke ketahanan pangan saja dulu. Seperti menanam umbi-umbian, singkong, jagung, serta apapun itu yang produktif disampingan sayuran dan lainya,” jelas Nandang.
Kegiatan dimasa pandemi covid-19 ini, intinya adalah untuk meningkatkan kesadaran RT, dan RW, dikarenakan ada RT siaga sehingga pencegahan covid-19 mudah-mudahan bisa di antisipasi karena beberapa desa tetangga kita sudah ada yang terpapar. Makanya dari itu menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Untuk minggu depan akan memaksimalkan lagi pembagian masker skuba walau pun sudah beberapa kali pembagian masker kita nanti akan bagikan lagi dan membagikan vitamin c untuk meningkatkan imunitas, sebanyak 2400 botol vitamin c akan diberikan kepada sekitar 2400 KK di wilayah Desa Tawangbanteng per KK 1 botol,” imbuhnya.
Kegiatan agenda rutin tersebut dihadiri perangkat desa, ketua RT dan RW, karangtaruna, perwakilan pos yandu, serta Babinsa yang Alhamdulillah selalu mendukung juga mensuport dalam berbagai hal kegiatan apapun selama kegiatan itu positif dan malahan menjadi Idola para Ibu-ibu. tambahnya.
lanjut Nandang, kebetulan untuk balita juga kurang lebih ada dan mengenai masker juga ada 6.000 masker yang akan di bagikan. Kita genapkan 6000 karena jumlah penduduk di sini mencapai 6.679 KK, nah di samping itu kadang-kadang kita lupa bahwa anak-anak sekolah itu kan usianya yang masih cukup rentan dalam hal menjaga kesehatan masih perlu binaan.
“Kita akan menganggarkan di samping untuk masker orang dewasa ada juga masker untuk anak-anak sekolah, apalagi persiapan dalam tahun ajaran baru yaitu 2021 sebagaimana menurut informasi awal Januari 2021 adalah di bukanya sekolah bertatap muka kembali dan di samping itu kegiatan-kegiatan pengajian pesantren dan Diniyah akan kita berikan pasilitas masker agar di biasakan dipakai,” pungkasnya. (Yusrizal)





