INOVATIF89.COM , TASIKMALAYA — Pemerintah Desa Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barar, melaksanakan kegiatan agenda rutin bulanan.

Berharap kegiatan “Agenda Rutin Bulanan“ ini bukan hanya seremonial tapi penuh makna, disamping gotong royong ada juga perlombaan nasi liwet antar ke Dusunan yakni, Dusun Tawangbanteng, Cihampelas, Cicadas, Kubang salawe, Ciponyo dan Banjarsari. Selain itu ada piala bergilirnya dengan tim penilainya terdiri dari unsur perwakilan Kades (Kepala desa), Staf desa, Babinsa, dan rekan-rekan media/artawan juga kita libatkan serta perwakilan PKK, Posyandu dan Karangtaruna.
“Alhamdulillah walaupun sebetulnya tidak terlalu mewah yang penting maknanya itu sangat istimewa dalam menjalin silaturahmi dalam gotongroyong dan juga ada ikatan batin di antara semuanya, kebetulan juara lomba nasi liwet di menangkan oleh kedusunan Banjarsari,” ungkap kepala Desa Tawangbanteng saat ditemui di kantornya usai melaksanakan agenda rutin bulanan, Sabtu (28/11/2020) siang.
Terkait kegiatan ini angarannya, terang Nandang, yang jelas bahwa kita melakukan pengurugan untuk meratakan lahan yang kedepannya akan dibangun untuk GOR. Namun sementara kita akan memanfaatkan untuk ketahanan pangan dulu dan anggarannya itu tidak memakai Dana Desa kebetulan saya salah satunya.
“Mohon maaf mungkin tidak bermaksud Ria (Sombong), sebagai mana janji kampanye bahwa akan sisihkan sebagian gajih saya untuk kegiatan sosial, diantaranya membeli pasir untuk pengurugan dan yang lainnya, jadi mohon maaf bukan maksud apa-apa tapi biar jelas saja.
Kita pun punya rencana beberapa program untuk kedepannya adalah ketertiban dan keamanan untuk ditingkatkan kembali (Siskamling), beberapa minggu lalu ada kejadian di beberapa desa, salah satunya sahabat saya kehilangan Leptop dan kebetulan belinya dari saya,” katanya.
Menurutnya, masih banyak desa-desa yang lain juga informasinya banyak yang kehilangan. Makanya hasil musyawarah, akan ada piket secara bergilir setiap malam untuk di 6 Kepunduhan dan jadi nanti hubungan batin para Kawil (Kepala wilayah), RT dan RW saling bersinergi, saya tak mau ada gontok-gontokan seperti ada beberapa desa antara perangkat desa dan RT RW, tapi Insyallah di kita tidak ada.
“Nanti juga ada acara Grebeg Kampung terkait melihat geografis secara ekonomi ataupun wilayah konstruktur yang ada di wilayah masing-masing, misalkan ada irigasi jebol dan rumah warga yang mau ambruk harus di benahi.
Kita akan keliling bersama terjun langsung dan mudah-mudahan mitra kita satu lagi Bhabinkamtibmas bisa cepat bergabung juga untuk melakukan giat keliling perumahan warga setiap hari Sabtu dan disamping itu setiap hari Sabtu ada keinginan juga dari ibu-ibu para kader PKK, Posyandu dan warga lain ingin ada senam sehat. Insyaallah nanti kita uruskan dan langsung di komandoi oleh Babinsa Serda. Koko Koswara,” jelas Nandang.
Untuk himbauan protokol kesehatan yang paling pokok adalah senantiasa gunakan masker terkecuali kalau lagi makan dan minum, apalagi ceramah atau pidato boleh itu. Jadi senantiasa pakai masker, cuci tangan, sanitazier, Annadhofatu Minal Iman bahwa kebersihan itu sebagian daripada iman karena itu ciri khas dan saeipatinya orang yabg beriman.
“Jadi pola hidup bersih dan sehat itu harus menjadi patokan, Insyaallh dengan kita meningkatkan iman dan imun kita Desa Tawangbanteng akan mampu menghadapi ujian besar pandemi covid-19 ini dengan tenang tidak panik, tapi kita tingkatkan dan biasakan pola hidup sehat dan bersih. Selalu bertawakal pada Alloh SWT dengan meningkatkan do’a dan ikhtiar kita maksimal, sehingga kita terjaga dari semua marabahaya,” tutur Nandang.
Hal senanda juga disampaikan oleh Babinsa Serka. Koko Koswara, kegiatan ini kalo tidak salah sudah kedua kalinya dilaksanakan dan setiap kegiatan di laksanakan di lingkungan desa yaitu, membersihkan lahan di belakang yang rencananya untuk pembangunan GOR.
“Alhamdulillah kegiatan tersebut selalu di sambut antusias oleh para ketua RT, RW dan Kawil, kelihatan sangat baik sinergitasnya serta sangat kompak dalam kebersamaannya, sangat bagus,” ujarnya.
lanjut Koko, apalagi sekarang ini menjelang akan melaksanakannya Pilkada, masyarakat Desa Tawangbanteng walawpun mungkin berbeda pilihan namun tetap kompak kebersamaannya. Silahkan beda pilihan itu urusannya individu perorangan tetapi kekompakan dan kebersamaannya itu yang utama.
“Alhamdulillah dari setiap kegiatan keliling pos kamling selalu aktip di setiap pos-pos kamlingnya, di buktikan tadi dengan kegiatan-kegiatan yang di adakan di desa oleh Kepala desa sangat antusias. Makanya Alhamdulillah saya selalu mendukung dan membantu, selaku Bhabinsa baik secara geografisnya saya selalu siap membantu demi kemajuan Desa Tawangbanteng.
Kalau bukan warga Tawangbanteng itu sendiri yang peduli terhadap lingkungan siapa lagi? Karena kantor desa itu bukan milik Kepala desa, bukan milik saya, tapi milik kita semua selaku warga dan masyarakat Desa Tawangbanteng,” pungkasnya. (Yusrizal)





