Warga Keluhkan Akses Jalan Menuju Jembatan Gantung

Inovatif89.com.

TASIKMALAYA — Warga keluhkan akses jalan menuju Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Banjarsari, Sukapancar, dan Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Hasil pantauan dilokasi, Jembatan Gantung belum lama ini baru selesai di bangun dan berada sekitar 50 meter kearah timur dari sebelumnya sehinggga para pengguna jalan baik itu pejalan kaki maupun roda dua yang melintas dari wilayah Desa Banjarsari terlebih dahulu harus melintasi jalan bekas pekerja proyek melangsir/mengangkut matrial pembangunan jembatan yang berada di pinggir sungai.

Disaat musim penghujan seperti sekarang ini air sungai sering meluap mengakibatkan genangan air dengan kondisi jalan tanah dan berbelok tajam karena berada di samping dinding tembok jembatan sehingga banyak pengendara roda dua yang akan melintas diatas Jembatan Gantung tersebut tergelincir.

Terkait hal itu, Kepala Desa Banjarsari Teteng Mohamad Taufiq mengatakan, sudah ditangani sama pemborongnya. Aduhh Pak Alamnya lagi tidak ada, itu (datanya) di Kasi Pem.

“Pembebasan tanahnya belum,” ujar Teteng saat ditemui di kantornya, Selasa (16/02/2021) siang.

Padasaat bertanya mengenai luas tanah warga yang akan di bebaskan, Ia mengatakan, datanya di Pak Alam di Kasipem.

Kemudian bertanya sudah di masukan dalam rencana pembangunan desa untuk pembangunan jalan tersebut, Teteng menjelaskan, sudah di kesanakan oleh warga. Sudah dengan PUPR itu.

“Kurang lebih 180 bata (Tanah warga yang akan dibebaskan),” pungkasnya. (0089).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *