DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya Gelar Muscab

TASIKMALAYA — Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Tasikmalaya menggelar musyawarah cabang (Muscab) tingkat Kabupaten yang bertempat di Kampus Universitas Cipasung  Kabupaten Tasikmalaya  Provinsi Jawa Barat, Minggu (07/03/2021).

Muscab ini sebenernya hanya penetapan ketua dewan syuro, ketua dewan tanfidz, sekertaris dewan syuro, ketua, sekertaris dan bendahara dewan tanfidz yang di tetapkan oleh DPP.

“Jadi menurut AD ART yang baru kita pasca Mutamar Bali mekanisme ini yang kemudian di tempuh oleh PKB baik level DPW, DPC maupun PAC dan Ranting nantinya,” ungkap Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya Muhamad Dawam yang sebentar lagi demisioner kepada awak media ditemui usai acara kegiatan Muscab.

Menurut Muhamad, PAC kita sudah selesai terus kemudian wilayah DPW juga sudah selesai.  Nah sekarang adalah Muscab di level cabang.

“Jadi nanti pimpinan sidang sebagai perwakilan dari DPP dia mengantongi surat perintah dari DPP untuk membacakan siapa yang sudah di tetapkan oleh DPP dab penugasannya seperti itu, untuk ketua dewan syuro, sekertaris syuro, ketua tanfidz, sekertaris tanfid dan bendahara, lalu nanti di kasih waktu selama 4 hari untuk menyusun kelengkapan kepengurusan yang lain,” imbuhnya.

Kalau masalah wajah baru atau lama pasti dari yang ada dari yang berdomisili di Tasik, kalau saya sendiri karna penugasan hanya sementara meskipun dengan kewenangan penuh yang di berikan oleh DPP  kemarin  dari mendaftarkan sampai urusan yang lain hal-hal yang bersifatnya keorganisasian.

“Jadi mekanisme ini dilakukan, penilaian terhadap kinerja secara digital dilaporkan secara berkala oleh DPC kepada DPP,” tambahnya.

Ditahun 2024 target di DPC, terang Muhamad, pasti targetkan kursi DPRD 14 kursi atau setara sekitar 200 ribuan suara, terus mudah-mudahan kita juga punya calon sendiri nanti juga seperti sekarang di Pemilu 2024 karna Pilkada juga di tahun 2024.

“Upaya apa yang akan di tempuh PAC kita ini pada muda-muda usianya, ketua dan sekertarisnya usia 30-35 jadi dari pengurus PAC nanti akan mempunyai pengurus ranting.  Pengurus ranting ini mewakili seluruh TPS yang ada di desanya kalau desa itu ada 12 TPS maka pengurus ranting akan ada 12 TPS repersentasi TPS, kita hanya sosialisasi menyapa tetangga di depan tetangga di belakang gitu aja. Kaum milenial jelas kenapa kita menunjuk pengurus atau ketua PAC yang usianya 30-35 karna biar bahasanya bisa lebih sampai ke para milenial,” paparnya.

Lanjut Muhamad, harapannya kepengurusan stabil terus menjalankan program yang sudah di gariskan dari DPP, DPW yang menjadi rensanya PKB secara keseluruhan dengan tentu melihat apa yang terjadi di lokal. pungkasnya.         (Dj).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *