TASIKMALAYA — Salah seorang warga Kp. Babakan Kaliki usai menjalani isolasi mandiri (Isoman) berinisial (CS) menyampaikan, saat ini ada sekitar 6 orang lagi yang sedang menjalani isolasi mandiri di Kp Babakan Kaliki RT 02 RW 07 Desa Mangunreja.
“Tapi cukup prihatin dengan tidak adanya bantuan sedikitpun dari Pemerintah desa dan keluhan itu pun di ungkapkan oleh warga-warga lainnya yang sedang menjalani isolasi,” ujar CS kepada wartawan saat ditemui di rumahnya Kp Babakan Kaliki, Desa – Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (08/07/2021).
CS mengatakan, Alhamdulilah saya sama keluarga sudah selesai menjalani karantina mandiri dan tinggal di swab lagi. Karna saya dan keluarga sudah tidak ada kendala dan sudah 100% sembuh.
“Alhamdulilah kemarin ada bantuan berupa sembako dari Pak RT, tidak tau dari mana? Saya cuma menerima saja, lebih jelasnya tanyain saja langsung sama Pak RT!,” ujarnya.
Harapan dari masyarakat, apalagi sekarang saya udah menjalani isolasi selama 14 hari, meminta surat keterangan bebas.
“Saya belum di swab lagi, kalau masalah di swab bagaimana aturan dari Puskesmas saja. Perasaan saya sekarang sudah lebih baik dan sehat,” tambah CS.
Sementara itu ditempat yang berbeda, ketua RT 02 Abdul Mulyana menjelaskan, bantuan yang kemarin berupa sembako itu dari gugus tugas Kecamatan dan dari desa sampai sekarang belum ada bantuan sama sekali.
“Penyemprotan disinfektan saja itu yang dulu, padasaat yang terpapar Covid19 belum banyak dan itu dari RT Siaga, kemarin kemarin ada sebagian dari desa,” ungkapnya.
lanjut Abdul, yang sedang menjalani isoman ada 6 orang di Kp Babakan Kaliki satu RT, dan waktunya beda tidak sama.
“Berharap kepada aparatur desa, saya sebagai RT disini harusnya memperhatikan yang isoman. Bantuan sembako dari desa sampai sekarang belum ada, hanya biaya penyemprotan saja,” tandasnya.





