Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid dan Aula Yayasan Sarupa

Foto/dok : inovatif89.com //Jurnalis - Yusrizal

TASIKMALAYA — Pendiri Yayasan Sarupa, Asep Ii melaksanakan peletakan batu pertama Masjid dan Aula Yayasan Sarupa, berlokasi di Kp. Gandarasa Nyalindung, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (11/09/2021).

Alhamdulillah telah dilakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Masjid dan Aula Yayasan di atas tanah seluas 25 meter, dengan lebar dan panjang 45 meter.

Bacaan Lainnya

“Dengan berdirinya masjid ini mudah-mudahan jadi kekuatan dan keberkahan untuk semuanya. Pelaksanaan kegiatan tersebut mulai dari pukul 09.00 hingga pukul 13.00 Wib, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar tidak ada kendala apapun,” ungkap pendiri Yayasan Asep Ii kepada inovatif89.com ditemui usai pelaksanaan kegiatan.

Asep mengatakan, untuk jangka panjangnya pembangunan Masjid ini, mohon do’a dan dukungannya serta suport dari para muslimin dan muslimat.

“Anggaran pembangun mencapai sekitar Rp. 37,5 Milyar dan Insyaallah, mudah-mudahan bisa terlaksana dan terwujud,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Sukaratu H. Ria Supriana, S.Sos., M.Si, menyampaikan, diwilayah Kecamatan Sukaratu sebetulnya di harapkan dari dulu, mempunyai Masjid yang cukup presentatif. Alhamdulillah Yayasan Sarupa berencana akan melaksanakan pembangunan Masjid Jami.

“Mudahan-mudahan pembangunannya dapat berjalan dengan lancar dalam segala hal,” harapnya.

Ria berjanji akan membahas dan menyampaikan dalam rapat koordinasi keapada para tokoh agama, dan tokoh masyarakat semuanya. Mudah-mudahan nanti kedepannya Masjid Jami serupa, bisa dijadikan Masjid Besar Kecamatan Sukaratu.

“Karena sampai saat ini untuk di wilayah Kecamatan Sukaratu belum ada kepastian dan disepakati untuk Masjid Besar,” ujarnya.

Dengan adanya pembangunan Masjid Yayasan Sarupa ini menjadi motivasi bagi kita semua dan mudah-mudahan bisa di sepakati menjadi Mesjid Besar.

“Selain itu, dengan di bukanya Yayasan Sarupa ini mudah-mudahan bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT, juga bisa meningkatkan tarap hidup masyarakat. Karena direncanakan akan ada UMKM dan lain-lainnya,” tambah Ria.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Linggajati Hidayat, bahwa kedepannya pembangunan Masjid tersebut tidak ada kendala, sukses dan lancar. Masjid Yayasan Sarupa menjadi ikon untuk wilayah kecamatan Sukaratu, khususnya Desa Linggajati.

“Alhamdulillah lokasinya strategis dan fasilitasnya pun seperti rest area. Silahkan setelah adanya pembangunan masjid ini, khususnya masyarakat Linggajati untuk beribadah lebih tenang lagi,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus DMI Kabupaten Tasikmalaya Ade Badru menyampaikan, kami perwakilan dari DMI sangat apresiasi sekali dan kebetulan diajak sahabat saya yaitu Apip, bahwa dia tahu saya bagian dari pengurus DMI.

“Alhamdulillah, kami mendukung sekali akan berdirinya Masjid di Yayasan Sarupa dan melihat dari gambar, desainnya luar biasa megah. Tapi tatkala pentingnya ketika masjid sudah berdiri dan sudah ada, SDM pengelolanya itu perlu kita tata dan siapkan, bahwa Masjid itu betul-betul di makmurkan dan bisa memakmurkan dilingkungan Kecamatan Sukaratu,” paparnya.

Apa yang kami harapkan, terang Ade, sama dengan apa yang tadi disampaikan oleh Camat. Mudah-mudahan ini bisa sepakat, bahwa Masjid yang akan didirikan ini menjadi Mesjid Besar wilayah Kecamatan Sukaratu.

“Intinya apa yang akan dilaksanakan itu, mengacu pada musyawarah Pasawirhum Bir’amri Paida Azzam Patawakal Alalloh dan musyawarah apapun yang akan diluruskan yang paling utama adalah tawakal kepada Allah SWT,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Dinsos, TAGANA, MUI, Perangkat Desa, HIPSI, Padepokan Pajajaran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan semua element yang ikut mendukung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *