Ketua Kelompok Sawala Jatihurip Jadi Narasumber di Rumah BUMN

Koordinator Rumah BUMN Tasikmalaya, Fani Nur Famelia (kiri) dan Narasumber Ketua Kelompok Perikanan Sawala Desa Jatihurip, Dadang Mursid (kanan). //Jurnalis inovatif89.com - Yusrizal

TASIKMALAYA — Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tasikmalaya menggelar pelatihan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) secara offline dan online dari Rumah BUMN Lantai 2 (dua) Kantor Bank BRI Cabang Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/09/2021).

Melaksanakan pelatihan berbagai claster (kategori) dan khusus pelatihan hari ini untuk claster perikanan dengan memberikan materi yang bisa membantu meningkatkan UMKM, khususnya di wilayah Tasikmalaya itu menjadi naik kelas.

Bacaan Lainnya

“Dimana pematerinya itu memberikan pemaparan dan pemahaman yang nantinya bisa di jalankan dalam usahanya,” ucap Koordinator Rumah BUMN Tasikmalaya, Fani Nur Famelia, A.Md, kepada inovatif89.com, saat ditemui di lokasi.

Fani mengatakan, nanti untuk selanjutnya kita akan melaksanakan lagi pelatihan-pelatihan yang lainnya, terutama claster untuk umum. Karena dari setiap bulannya itu, selalu menyediakan pelatihan untuk para UMKM khusunya untuk di Kota Tasikmalaya. Apalagi sekarang dalam keadaan pandemi Covid-19 seperti ini, wilayah diluar Kota Tasikmalaya pun bisa mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Tasikmalaya.

“Jadi untuk warga Tasikmalaya yang ingin bergabung dengan kami, boleh dan bisa datang langsung ke kantor di JL. R. Ikik Wiradikarta no 9 Yudanegara Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya tepatnya di Kantor Cabang BRI Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Sebagai pemateri hari ini, terang Dia, yaitu Dadang Mursyid selaku Ketua Kelompok Perikanan Sawala Desa Jatihurip, tepatnya di daerah Kecamatan Cisayong. Beliau ini salah satu binaan dari BRI yang merupakan petani ikan dan sudah di bantu dalam ternak ikan oleh pihak BRI.

“Alhamdulillah yang hadir dalam pelatihan ini offline dan online, kebetulan untuk peserta offline kita batasi maksimal hanya 20 orang dari daerah Kota Tasikmalaya saja, dan onlinenya ada sekitar 25 orang dari seluruh Indonesia, ada dari Kepulauan Seribu, Karimun dan Bali,” paparnya.

Berharap kedepannya dari Rumah BUMN ini, kita menginginkan UMKM itu bisa naik kelas dan itu tipsnya ada dua yaitu Maun dan Yakin. tambah Fani.

Sementara itu, Ketua Kelompok Perikanan Sawala Desa Jatihurip selaku narasumber Dadang Mursid menjelaskan, materi yang saya sampaikan adalah trik bagaimana caranya budidaya ikan yang benar, supaya para pembudidaya itu tidak mengalami kegagalan yang fatal.

“Dengan memberikan ilmu atau tata caranya sebagai dasar, untuk mendapatkan hasil lebih baik lagi,” imbuhnya.

Menurut Dadang, Alhamdulillah kesannya sangat luar biasa dan sebenarnya mereka yang hadir secara offline dan online itu sudah menjadi pembudidaya ikan, akan tetapi seperti saya juga masih banyak kendala-kendala. Makanya kita lebih kearah sharing tentang kendala-kendala dan pengalaman budidaya ikan.

“Kegiatan ini sangat berkesan, terutama dengan pertanyaan-pertanyaan yang luar biasa dan saya juga bisa memberikan pemahaman dan penjelasannya. Agar menjadi masukan serta motivasi dan spirit kepada para budidaya ikan untuk lebih bersemangat lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan, sebenarnya yang dikeluhkan oleh para peserta itu ialah hasil yang tidak maksimal, banyak kegagalan, dan juga terlalu mahalnya biyaya produksi, salah satunya pakan.

“Kami memberikan solusi, bagaimana supaya pakan itu lebih murah lagi dan kita juga bisa memanfaatkan pakan serta memanfaatkan bahkan alami seperti Maggot, akan menjadi bagian solusi bagi para pembudidaya ikan tersebut,” tuturnya.

lanjut Dadang, berharap dengan adanya pelatihan ini yang lebih simple hanya satu yaitu memperpanjang tali silaturahim, maka secara otomatis kita akan mendapatkan teman yang lebih banyak dan mendapatkan peluang untu pemasaran.

“Memang setelah produksi ikan itu dapat terbantu untuk pemasaran, sehingga endingnya kita mendapatkan keuntungan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *