Selama Puluhan Tahun Kampung Cigumentong Belum Menikmati Listrik

Bupati Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, (kanan) bersama Manajer PLN UP3 Sumedang dan perwakilan Manajer PLN UP2K Provinsi Jawa Barat meninjau penyalaan listrik gratis di rumah salah satu warga Kampung Cigumentong. Foto/dok : Diskominfosanditik Sumedang. //Pewarta - Fauzi

SUMEDANG — Selama puluhan tahun Kampung Cigumentong yang berada di wilayah Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, selama puluhan tahun belum dapat menikmati manfaat listrik.

Bentuk tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat melalui Corporate Social Responsibility (CSR), PT PLN telah memasang sebanyak 60 tiang untuk menyalurkan aliran listrik. Selain itu, melalui Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada warga Kampung Cigumentong yang bersumber dari infaq sedekah pegawai PLN.

Bacaan Lainnya

Kampung Cigumentong ini berlokasi diperbatasan Sumedang, Garut, dan Bandung. Sebanyak 60 tiang listrik dipasang untuk menyalurkan aliran listrik. Pemberian CSR dari PT PLN ini merupakan wujud, bahwa Pemerintah hadir dalam melayani masyarakat untuk mendapatkan haknya dimanapun mereka berada.

“Saya berharap dengan adanya listrik tersebut, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menggerakkan perekonomian, serta mempermudah masyarakat dalam menjalani aktivitasnya,” ungkap Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM, saat meninjau penyalaan listrik gratis dan memberikan Bansos berupa sembako, peralatan sekolah, dan perlengkapan Masjid bersama Manajer PLN UP3 Sumedang serta perwakilan Manajer PLN UP2K Provinsi Jawa Barat kepada warga Kampung Cigumentong, Selasa (05/10/2021).

Ditempat berbeda saat menyerahkan Bansos, Bupati Dony mengatakan, Bansos tersebut bersumber dari YBM (Yayasan Baitul Mal) PLN yang merupakan infaq sedekah pegawai PLN melalui YBM PLN.

“Dengan bantuan sosial tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga setempat dalam menjalani aktivitasnya di era pandemi saat ini dan membantu anak-anak dalam melakukan proses pembelajaran, serta melengkapi keperluan Masjid dalam melakukan aktivitas pengajian bagi anak-anak maupun warga setempat,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *