Wabup Ciamis Tinjau Lokasi Kebakaran yang Menewaskan 2 Orang

Suasana evakuasi korban kebakaran setelah dilakukan pendinginan oleh petugas Damkar Kab. Ciamis. Dok : Humas Ciamis. //Pewarta - Fauzi

CIAMIS — Wakil Bupati (Wabup) Ciamis Yana D Putra mengatakan, saat ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran namun kobaran api membakar beberapa toko di kawasan tersebut diduga kurang lebih ada 4 toko yang terbakar, yakni toko tembakau, toko donat, warung internet dan kios makanan. Sementara petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.

“Kami Pemerintah Daerah turut perihatin yang mendalam atas musibah kebakaran ini dan menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati,” ujar Yana meninjau langsung ke lokasi kebakaran yang terjadi di kawasan Kanis Jalan RE. Martadinata, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Rabu (06/10/2021) sore.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kasatpol PP Ciamis Hj. Titin menjelaskan, dalam musibah kebakaran tersebut seluruh unit Damkar dari Kabupaten Ciamis dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

“Sebanyak 12 pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, diantaranya 8 Damkar Ciamis, 1 Damkar Tasik, 2 dari BPBD Ciamis dan 1 mobil pertamanan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, api baru dapat di padamkan oleh Tim Pemadam pada pukul 18.30 Wib, setelah dilakukan pendinginan lokasi selama 1 Jam pasca padaman dan benar-benar telah dinyatakan padam.

“Terdapat 3 orang korban dalam kebakaran tersebut, 2 korban meninggal dan 1 orang selamat,” paparnya.

Sementara korban meninggal telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Ciamis. tambahnya.

lanjut Titin, informasi sementara belum diketahui secara pasti sumber api penyebab kebakaran, sehingga rencananya akan dilakukan olah TKP oleh tim gabungan pada Kamis besok.

“Untuk mengamankan lokasi kejadian, Polisi memasang police line dan dilakukan penjagaan malam ini hingga esok, dan rencananya akan di identifikasi oleh tim unit Inafis Polres Ciamis besok pagi jam 9,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *