TASIKMALAYA — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2021, Pemerintah Desa Banyurasa melaksanakan Istighosah dan do’a bersama di Lapang Sepak Bola Desa Banyurasa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (23/10/2021) malam.

Ratusan masyarakat antusias mengikuti kegiatan Istighosah dan do’a bersama tersebut yang dipimpin oleh Ketua MUI Desa Banyurasa.
Kepala Desa Banyurasa Lalan Ruslan dihubungi melalui pesan WhatsApp usai pelaksanaan kegiatan Istighosah kepada inovatif89.com mengatakan, tujuan kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka Syiar Islam lebih nanjer (berkibar).
“Dihadiri Staf Pemerintahan Desa, Tokoh Agama, Masyarakat dan Pemuda, Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) dan Koodinator Desa (Kordes), Santri Madrasah Diniyah, dan masyarakat Desa Banyurasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Nanang Romli, S.IP, menjelaskan, bertepatan dengan Hari Santri Nasional semarak para Santri itu dikuti oleh Ibu-ibu, Bapak-bapak, kaula muda dan mudi mengikuti pawey obor dan Istigosah.
“Ditengah pandemi Covid19 yang belum mereda, Santri harus menjadi garda terdepan ikut mensosialisasikan program vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan,” paparnya.
Belajar disiplin sejak dini, kami harapkan anak Santri sebagi calon pemimpin masa depan untuk menjaga ke utuhan bangsa. ujarnya.
Nanang menyampaikan, kado terindah di hari Santri (2021) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Dana abadi untuk membantu Pesantren lebih maju dan Kabupten Tasikmalaya pun sedang mempersiapkan Perda (Peraturan Daerah) fasalitas Pondok Pesantren.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini masuk di pembahasan dan nantinya bisa dirasakan oleh seluruh Pondok Pesantren,” imbuhnya.
lanjut Nanang, kami do’akan semoga Santri-santri ini menjadi para pemimpin kelak dan bisa membenahi Negeri. NKRI harga mati. tuturnya.





