TASIKMALAYA — Kepala Desa (Kades) Neglasari Kecamatan Salawu Sobirin menghadiri acara Ngaguar Budaya Leluhur (Ngabubur) di eduwisata Dijuru Lapangan Aku (JurlapQu) Tanah Copo Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (30/10/2021).
Ditemui di sela-sela acara Ngabubur, Kades Sobirin menyampaikan, Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi diacara diskusi Ngaguar Budaya Leluhur di tanah Copo dan kita harus tahu sejarah, orang yang menghargai sejarah Insyaallah akan maju.
“Sehingga anak cucu kita tahu, bahwa ada kita, dan mungkin tidak akan ada kita kalau tidak ada leluhur kita,” ucapnya.
Sobirin mengatakan, mudah-mudahan di Kampung ini, leluhur-leluhur di sini yaitu leluhur negara kita, mendapatkan barokah dari Alloh SWT. Berkunjung kesini sedikit studi banding karena Desa kami pun belum maju, walau ada Kampung Naga yang secara global sudah go internasional. Inikan ke desa wisatanya saja.
“Disini tertata dengan bagus, dan mudah-mudahan di tahun 2022 nanti bisa bekerja sama sehingga bisa seperti itu,” ungkapnya.
Menurutnya, Disini sangat luar biasa suasana perkampungannya dan daripada berwisata kemana-mana sudah saja datang ke sini. Kebetulan ada hubungan juga di setiap momentum tanggal 1 Muharaman dari Kampung Naga suka ada yang kesini, karena leluhurnya ada di wilayah Desa Purwarahayu.
“Mudah-mudahan ada sejarah dan hubungan antara masyarakat di tanah Copo sama Desa kami yaitu Kampung Naga,” tuturnya.
Kegiatan diskusi Ngabubur tersebut di mulai dari sedikit-sedikit dan nanti menjadi besar, tidak usah besar dulu tapi nantinya jadi kecil. Kita harus menghargai dari hal yang kecil, proses masyarakat yang kecil bagaimana caranya agar supaya menjadi besar.
Saya do’akan mudah-mudahan Desa Purwarahayu ini lebih maju dan kalau ada kerja sama otomatis akses jalan harus bagus. Apalagi wisata minimal akses jalan harus di hotmix, atau beton. Kondisi saat ini akses jalan kesini masih bebatuan.
“Mudah-mudahan baik Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat bisa membantu untuk pembangunan akses jalan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarat melalui sektor parawisata,” tambahnya.
lanjut Sobirin, di Desa saya (Desa Neglasari) lagi fokus meningkatkan dan memperkuat perekonomian masyarakat yang diawali dari tingkat RT.
“Saya jadi Kepala Desa yang ke tiga priode, dan mungkin yang terakhir menjabat, mendo’akan untuk 351 Desa yang ada di kabupaten Tasikmalaya semoga lebih maju-maju. Apalagi bisa bekerjasama dengan Kampung Naga,” pungkasnya.





