TASIKMALAYA — Kepala UPT Puskesmas Tanjungjaya Ruli Yusup Mustopa menyampaikan, Puskesmas bersama Muspika Kecamatan Tanjungjaya terus berupaya dalam percepatan vaksinasi dan selain program dari Pemerintah, Puskesmas dan Muspika juga mempunyai vaksin keluarga. Jadi kita memiliki strategi sendiri dalam percepatan vaksinasi di wilayah Kecamatan Tanjungjaya.
“Kemarin dalam jangka waktu satu bulan saja sudah 2 kali melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) yang di laksanakan oleh Puskesmas dengan Muspika, Kepala Desa, Nakes Puskesmas, Bidan, PKK, RT, RW, dan semua unsur yang ada di Kecamatan Tanjungjaya serta terakhir kami mengundang MUI untuk persamaan persepsi,” ungkap Ruli kepada inovatif89.com saat ditemui di kantornya Puskemas Tanjungjaya, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa barat, Kamis (04/11/2021).
Ia mengatakan, itu adalah teknik Puskesmas Tanjungjaya dan Alhamdulillah kita untuk vaksinasi keluarga lebih dari 100 persen capaiannya serta untuk sekarang yang perpanjangan sedang berjalan. Mudah-mudahan kita bisa mencapai 100 persen lebih lagi arena vaksin keluarga menargetkan 12.500, berarti harus lebih di hargai lagi walawpun sedikit.
“Kondisi sekarang memang lumayan sulit untuk mengumpulkan masa tapi akan membuat strategi yang baru yang rencana pelaksanaan vaksinnya pada waktu malam hari, saya sudah berkoordinasi dengan staf Puskesmas semua dan mereka siap. Hal tersebut untuk mengantisipasi warga yang bekerja dari pagi dan pulang sore,” ucapnya.
Menurut Ruli, tetapi kita tetap melakukan penyisiran dan Danramil maupun Kapolsek bilang “Siaran Satu Per-Satu” dengan maksudnya yaitu siapa yang sudah di vaksin di wilayah Kecamatan dan diluar Tanjungjaya. Nantikan ketahuan targetnya, lalu kita akan undang langsung.
“Kita dalam satu Kecamatan mempunya 4 tim besar dan dibantu juga sama 12 tim yang kecil yang bekerjasama dengan pihak Desa dan Posyandu merekap vaksin secara manual. Vaksin untuk sekarang yang masih tersedia yaitu Sinovac, sedangkan Sinofarm sudah habis dan ada Astra Zeneca dan Vfrezerr,” imbuhnya.
Setelah dengan strategi baru mudah-mudahan capaiannya bisa 100%, semua masyarakat sudah tervaksin. Kemarin kita mendapat suplai lagi sebanyak 4200 vaksin Sinovac dari Polres dan tersisa 280 sudah habis karena kegiatan hari ini ada di 3 titik lokasi yaitu pesantren 2 lokasi dan Puskesmas.
“Rata-rata sampai 250 kuota pertitik capaian targetnya, dan Alhamdulillah tidak terlalu jauh capaiannya karena masih dalam dosis 1 dan 2. Vaksin Sinovac dan Astra Zaneca tergolong aman untuk di stok mau di vaksinkan kapan saja bisa,” tambah Kepala Puskesmas Ruli.
lanjut Ruli, untuk masyarakat sekarang sudah sosialisasi dan tinggal nanti kita mengakomodir orang-orang yang memang sulit untuk datang ke lokasi untuk di vaksin.
“Nanti saya yang akan datang ke masyarakat langsung dan berkoordinasi dengan Kepala Desa juga Camat, dimana pun itu lokasi mau 10, 20 atau hanya ada 5 orang pun kita datangi langsung di cek dan jos langsung di suntik ditempat,” tegasnya.





