Tikor Bansos Pangan Kecamatan Singaparna Lakukan Monitoring Penyaluran BPNT

Sekmat Dedi Herniawan, SE, selaku Tikor bersama TKSK Singaparna dan lainnya saat meninjau penyaluran BPNT di salah satu e-Warong. INOVATIF89/Yusrizal.

INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – Tim Koordinasi (Tikor) Bantuan Sosial (Bansos) pangan didampingi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Jabar, melakukan monitoring penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Sabtu (18/12/2021).

Monitoring penyaluran bahan kebutuhan pokok dari program BPNT tersebut dilakukan oleh agen e-Warong di masing-masing desa.

Bacaan Lainnya

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima 5 aitem yaitu beras 11 kilogram, telur 1 kilogram, daging ayam 1 kilogram, kacang ijo 250 gram dan apel 900 gram. Ini penyaluran BPNT untuk bulan November.

“Kemudian yang bulan Desember yakni beras 10 kilogram, telur ayam 500 gram, kentang 550 gram dan anggur 600 gram,” imbuh TKSK Singaparna Bayu Agustiana kepada inovatif89.com saat ditemui di salah satu e-Warong.

Dede Dilan — sapaan Bayu Agustiana mengatakan, dalam penyaluran BPNT di bulan Desember ini banyak KPM yang bulan sebelumnya saldonya kosong, sekarang telah terisi. Sehingga ada yang menerima 3 sampai 6 bulan.

Sementara itu, Sekmat Singaparna Dedi Herniawan, SE, selaku Tikor menyampaikan, hari ini penyaluran BPNT di Kecamatan Singaparna serentak di 7 e-Warung. Adapun komoditinya sesuai yang ada, kami pantau kualitas dan kuantitasnya sudah sesuai.

“Ada beras, buah-buahan, kacang, daging dan tahu tempe. Kebetulan saya baru di sini dan setelah mengali komoditinya, telah sesuai dengan permintaan KPM,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga sudah jelas terpampang. Namun kadang-kadang KPM tidak melihat harga itu dan kami sudah memberi pemahaman, bahwa tolong sebelum mengambil lihat dulu komoditinya, timbangannya! Apakah sudah sesuai secara komulatif dengan jumlah bantuan yang diterima?

“Jangan sampai, salah satu contoh buah pear berat 900 gram dikiranya 1kg, padahal disini sudah tertera. Saya menghimbau kepada KPM ketika ada ketidak sesuaian ataupun komplain, silahkan ke e-Warung,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai Prokes, Dedi menjelaskan, untuk sementara kami pantau sudah ada yang tidak menghiraukan. Tapi saya sudah sarankan dan menekankan kepada e-Warung, tolong himbau kepada seluruh KPM di wajibkan untuk memakai masker dan menunjukan kartu vaksin.

“Mudah-mudahan kedepannya para KPM khususnya selalu mematuhi dan melaksanakan Prokes serta sudah di vaksin,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *