>

Pendidikan dan Pelatihan Satlinmas Diwarnai Kemunculan Ular-ular

INOVATIF89.COM/Yusrizal

INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – Pendidikan dan pelatihan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Desa Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu diwarnai kemunculan ular-ular.

Danramil Cisayong Kapten Inf. Herlan Ramdani mengucapkan terimakasih kepada Keapala Desa Tawangbanteng (Nandang Abdul Ajiz) yang telah menyelenggarakan kegiatan pendidikan dasar Satlinmas.

“Saya menginisiasi atau mengajak rekan-rekan dari komunitas Animal Rescue Indonesia (ARI) untuk mengedukasi binatang melata tentang cara menangani ular, jangan sampai pada saat ada kemunculan dan apalagi untuk saat-saat ini rawan dengan bermunculannya ular,” ujar Herlan kepada Inovatif89.com saat ditemui di lokasi pendidikan dan pelatihan Satlimas Desa Tawangbanteng, bertempat di Bukit Nanggreu Gunung Galunggung Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Senin (14/03/2022).

Ia mengatakan, seperti halnya kemarin ada kejadian kemunculan ular di beberapa daerah (tempat), dimana ARI juga berperan serta untuk me-Riview kembali jangan sampai di bunuh. Karena mereka (ular) juga mahluk hidup ciptaan Allah SWT yang berhak hidup.

“Makanya saya adakan edukasi sekaligus memberikan pencerahan kepada anggota Satlinmas, supaya kedepannya bisa dan sedikit tidaknya kalau ada kemunculan ular di rumah atau di sekitar lingkungannya jadi tahu bagaimana cara untuk menanganinya,” ungkap Herlan.

Kapten Inf. Herlan mengatakan, ular itu juga kan sahabatnya petani karena membantu dalam membasmi hama. Jadi ular itu bukan musuh petani, mereka juga kalau kita tidak menyakitinya tidak akan menyerang dan agresif.

“Cuma disini kita mengedukasi dan harus bisa membedakan mana ular yang berbisa sedang dengan yang berbisa tinggi dan tidak yang berbisa,” tandasnya.

Kebetulan untuk pelatihan baris berbaris, disiplin, den wawasan kebangsaan, kami melibatkan lima orang Babinsa yang mana saat ini baru di laksanakan di Desa Tawangbanteng saja. Saya berharap kedepannya bisa lebih mengedukasi atau mengajak lagi dari Desa-desa yang lain supaya diaktifkan lagi, soalnya yang saya lihat selama ini Pos Kamling itu cuma Posnya saja dan hanya pajangan.

“Sedangkan selama ini yang saya tahu banyak sekali kejadian pencurian, apalagi pencurian ternak yang terjadi juga di daerah kita. Maka dengan dilaksanakan pelatihan Satlinmas ini sangat positif, saya sangat mendukung sekali,” tegasnya.

lanjut Herlan, untuk pembinaan lanjutannya mungkin saya sampaikan ke Bhabinsanya, nanti supaya di adakan minimal satu bulan sekali jangan sampai mereka (anggota Satlinmas) lupa harus seperti apa, dan berbuat apa, serta mereka di Desa rencananya mau ada piket.

“Jangan sampai pengaduan masyarakat pas jam malam, jam-jam rawan di desa kosong dan bingung mereka harus kemana? Minimal kalau ada yang piket, itu mungkin bisa koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Koramil,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *