>

Kabid Humas Polda Jabar : Walaupun Mendapatkan Kata-kata yang Tidak Pantas, Petugas Tetap Bertugas Amankan dan Layani Masyarakat yang Mudik

Seorang pria penumpang mobil mewah jenis Toyota Alphard yang berteriak memaki Polisi (tengah) saat menyampaikan permohonan maaf. Bid Humas Polda Jabar - Humas Polres Tasikmalaya Kota // 0089

INOVATIF89.COM, TASIKMALAYA – Viralnya seorang pria penumpang mobil mewah jenis Toyota Alphard, berteriak dengan sombong dan angkuhnya, memaki dengan kata-kata kasar kepada petugas Polisi yang mengatur padatnya arus lalulintas di Pos Simpang Empat Panyusuhan Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Jumat (06/05/2022).

Hal itu tidak menyurutkan Petugas untuk tetap melaksanakan tugas pengaturan, demi kelancaran arus mudik Lebaran 2022.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapospam Panyusuhan Iptu Asep Saepuloh yang menyatakan bahwa hal itu terjadi saat petugas melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan ke arah jalur Tanjakan Gentong.

“Ya hal itu terjadi disaat kami melakukan rekayasa lalu lintas, kami pihak Kepolisian tidak ada maksud untuk mempersulit, justru yang kita lakukan ini sebagai upaya agar para pemudik lancar dalam perjalanan,” ungkap Kapospam Panyusuhan yang juga menjabat Kapolsek Sukaresik Polres Tasikmalaya Kota Polda Jabar.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.IK., M.Si, menanggapi hal tersebut menyampaikan, bahwa kejadian tersebut tidak menyurutkan spirit atau semangat anggota yang bertugas mengamankan dan melayani para pemudik yang menyambut lebaran 1443 H/2022.

“Kita merasa sangat prihatin dengan adanya warga masyarakat yang memaki anggota yang bertugas dengan kata-kata yang tidak sopan. Padahal anggota yang bertugas dilapangan sudah terhitung sembilan hari bertugas di lapangan, tanpa melaksanakan lebaran berkumpul dengan sanak keluarga hanya untuk mengamankan dan melayani masyarakat yang akan mudik,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengaturan yang dilakukan oleh anggota Kepolisian semata-mata untuk kepentingan kelancaran perjalan masyarakat yang melaksanan mudik.

“Anggota yang bertugas di lapangan sudah bekerja pagi, siang dan malam hanya untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tandas Ibrahim Tompo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *