>

Mensos RI Kunjungi Penerima Bantuan Rutilahu di Cisayong

Penerima bantuan Rutilahu Ny. Yayah (kanan) mengucapkan terimakasih kepada Mensos RI Tri Rismaharani (kiri). inovatif89.com // 0089

Inovatif89.com, TASIKMALAYA – Dalam rangka memperingati puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke -26 yang digelar di Kabupaten Tasikmalaya, Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharani didampingi Sekjen Kemensos RI DR. Pepen Nazarudin mengunjungi salah satu lansia tunggal penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Ny. Yayah 61 tahun warga Kampung Babakan Sukarame RT 003 RW 013 Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Minggu (29/05/2022) siang.

Turut mendampingi, Sesditjen Kemensos RI DR. Salahudin Yahya, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemensos RI Dra. Mira Riati, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S.IP, Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin, S.AP, dan Pejabat Daerah lainnya.

Usai meninjau dan berbincang-bincang dengan Ny. Yayah, Mensos Tri Rismaharani menyampaikan, jadi memang di hari Lansia ini kita ingin menangani yang paling dasar itu adalah terhadap Lansia sesuai yang di data kami. Karena enggak bisa padasaat kami hanya mengetahui tunggal, kemudian kita kasih Bansos tapi tidak mengtahui masalahnya itu apa? Ternyata seperti yang kita lihat kondisi rumahnya sangat-sangat tidak layak.

“Dengan agenda seperti ini yang nanti kita akan melibatkan seluruh pendamping kita untuk melakukan assesment yang sama, jadi kami bukan hanya melihat data tapi yang sebenarnya itu seperti apa. Sehingga nanti berharap ke depan bantuan-bantuan itu masuk, tapi lebih real kebutuhan itu apa?,” ujarnya.

Menurut Risma — sapaan Tri Rismaharani, seperti ada beberapa Rutilahu yang disini, itu ternyata rumahnya tidak ada listriknya. Jadi kita harus bantu listriknya dan Alhamdulillah PLN juga membantu soal itu.

“Kemudian tidak ada air, kita harus carikan air, jadi bukan hanya rumah dan kenapa kemudian bisa menjadi murah (Bantuan Rutilahu) hanya Rp. 20 juta? Karena ini tadi dengan adanya gotong royong bantuan dari ibu-ibu. Kemarin saya melihat videonya, Ibu-ibu di sini ngangkatin genting juga batu bata,” ucapnya.

Kemudian dari situ kita akan tahu kebutuhannya, ternyata misalkan tempat tidur tidak ada, bagaimana mungkin untuk bisa beristrahat dengan tenang?

“Air tidak ada, kamar mandi tidak ada, kemudian kalau sudah Lansia harus ke kamar mandinya tetangga yang mungkin agak jauh itu kan kasian. Itu kita perbaiki sesuai assessment untuk kebutuhannya,” tambah Risma.

lanjut Mensos Risma, dengan adanya kerjasama dengan pihak swasta karena anggaran kami juga terbatas, jadi bisa terbantukan. Mudah-mudahan banyak lagi pihak swasta yang bisa membantu agenda-agenda seperti ini dan tidak ada lagi orang yang tertinggal dengan kondisi rumahnya tidak layak huni, mau berteduh dimana sedangkan kondisi medan seperti begini.

“Kedepannya kita akan tetap lakukan ini, sehingga nanti tidak ada lagi keluarga di Indonesia yang tinggal di rumah tidak layak,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Mensos RI Tri Rismaharani menyempatkan diri berbincang-bincang dengan beberapa Lansia di Desa Cisayong dan memberian bantuan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *