>

Berkah HLUN ke -26, Warga Cisayong Terima Bantuan Rutilahu dan Program Kegiatan Usaha

Mensos RI Tri Rismaharani mengunjungi rumah lansia tunggal penerima bantuan Rutilahu Ibu Yayah warga Kampung Babakan Sukarame RT 003 RW 013 Desa Cisayong. inovatif89.com // 0089

Inovatif89.com, TASIKMALAYA – Berkah Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke -26 tahun 2022, Yayah (61) warga Kampung Babakan Sukarame RT 003 RW 013 Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan program kegiatan usaha.

Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin, S.AP, mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional yang kebetulan digelar di Kabupaten Tasikmalaya se-Indonesia dan ditingkat Kecamatan kita juga menggelar hal yang sama.

Alhamdulillah Kementerian Sosial (Kemensos) membawa program yaitu Rumah Tidak Layak Huni, khususnya di Desa Cisayong kita awalnya kebagian satu kuotanya yang masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Karena kepedulian dari Kemensos yang pada waktu itu melalui salah satu direktur, akhirnya beliau menanyakan apakah ada Lansia yang masih belum terbantu dan rumahnya tidak layak huni?

Saya jawab, ada dan beliau Lansia tunggal sudah beberapa tahun suaminya meninggal dunia yang sehari-harinya memperduksi makanan olahan rumahan seperti Seroja, Rengginang. Hasil olahannya tersebut di jual ke toko atau warung dan atau di pasarkan dengan berjalan kaki ke kampung-kampung.

“Rumah Ibu Yayah sudah tidak layak huni, bahkan dapurnya sudah hancur dan ruangan tengahnya juga sudah hampir mau merosot. Saya pantau dalam kurun waktu hampir sekitar 2 tahun, karena masa pandemi Covid-19 dan pada waktu itu kita ajukan melalui Rutilahu dibeberapa Kementerian bahkan di Provinsi tidak pernah terasessment,” imbuh Yudi kepada awak media saat ditemui di lingungan Taman Lansia Sakti Lodaya, usai mendampingi Menteri Sosial RI Tri Rismaharani bersama rombongan meninjau pembangunan Rutilahu milik Ibu Yayah, Minggu (29/01/2022) sore.

Yudi menuturkan, Alhamdulillah di Hari Lanjut Usia Nasional ini Ibu Yayah mendapatkan berkah, walaupun beliau sebetulnya bukan penerima PKH tapi masuk pada DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

“Disamping itu juga Kementerian Sosial membantu lakus program kegiatan usahanya, alau enggak salah kurang lebih besarannya, saya takut-takut salah sekitar Rp 7 jutaan jutaan. Untuk kegiatan usaha bikin seroja dan rengginang, batuan yang sya dengar berupa barang dan mekanismenya atau teknisnya di serahkan terhadap pemberi bantuan yaitu Kemensos,” tambahnya.

Ia menyampaikan, jumlah Rutilahu di Desa Cisayong secara keseluruhan berada diangka kurang lebih 80 unit, itu DTKS dan non DTKS. Karena kalau Kementerian Sosial itu pasti berpaku pada DTKS, kalau diluar dari DTKS belum terinput di Sienji kan itu menjadi delematis untuk Kemensos berbeda dengan PU dan sebagainya.

“Tahun ini untuk bantuan dari Kemensos belum mendapatkan kuota dan pengajuan sudah. Mudah-mudahan dengan kehadirannya Ibu Menteri Sosial ke Desa Cisayong khususnya diberikan keberkahan dan mudah-mudahan menjadi perhatian juga bagi Kementerian-Kementerian yang lain untuk menyelesaikan terkait kemiskinan di desa. Apalagi kemiskinan ektrim di desa,” harapnya.

lanjut Yudi, saya punya harapan (batuan Rutilahu) lebih cepat lebih baik, kalu memang kondisi Covid-19 sudah setabil proses anggaran tidak di refocusing melalui Kementerian maupun Pemerintah Provinsi ataupun Kabupaten juga bisa memperhatikan apa yang menjadi keinginan desa atau warga desa. tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *