TASIKMALAYA – Pemerintah Kecamatan Sukaratu melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Rabu (15/06/2022).

Ketua Tim Monev Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sukaratu Utami Mufliha S.Sos, ditemui usai melaksanakan Monev kepada inovatif89.com mengatakan, ini adalah kegiatan rutin dari pihak Kecamatan untuk mengajukan pencairan DD tahap ke 2 (dua). Desa Tawangbanteng ini salah satu usulan DD tahap ke 1 penggunaannya adalah pengaspalan jalan dan pembangunan TPT di Kampung Bedor.
“Alhamdulillah pengerjaannya sesuai RAB dan dinyatakan selesai,” ungkapnya.
Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan langsung bisa di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. harap Utami.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tawangbanteng Nandang Abdul Ajiz menyampaikan rasa syukur karena saat ini bisa memenuhi aspirasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini ada untuk memenuhi aspirasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas yaitu pembangunan jalan dan pembangunannya sudah terealisasi,” tuturnya.
Ia menjelaskan, anggaran DD tahap pertama (ke 1) tahun anggaran 2022 sekitar Rp. 250.000.000;’ dan kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah bukan anti pembangunan infrastruktur, tapi berdasarkan amanah Undang-undang dan peraturan yang di keluarkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa dan juga Kementrian Keuangan yaitu Ketahanan Pangan.
“Disini adalah membangun dengan pengaspalan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya dibidang pertanian, perikanan dan juga sumber ekonomi yang lain bisa berjalan dengan lancar dan baik,” paparnya.
Nandang menambahkan, pengerjaan pengaspalan hotmix ini dilakukan dengan swadaya dimana pembangunan jalan, kirmir dan TPT tersebut murni swakelola oleh masyarakat, tidak memakai pihak ketiga. Dikarenakan di Desa tidak ada tenaga ahli maka kita menyewa atau bekerja sama dengan pihak tim ahli di bidangnya.
“Dengan panjang jalan ± 320 M dan lebar ± 2,5 M secara akumulasinya itu ± 800 meter persegi, pengerjaan oleh semua unsur yang ada di Desa dan Alhamdulillah mereka kompak sehingga sesuai target 15 hari selesai. Dari anggaran Rp. 170.000.000;’ untuk pembangunan fisik itu dibagi ke dua titik pembangunan yakni Rp. 128.000.000;’ pengaspalan, kemudian sisanya kirmir dan TPT,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Tawangbanteng mengucapkan terimakasih kepada pihak Kecamatan Sukaratu, Pendamping Desa, dan semua yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan jalan ini bisa di rawat dengan baik. tutup Kades Nandang.
Ditempat yang sama, salah satu tokoh masyarakat mengapresiasi Pemdes Tawangbanteng yang sudah memprioritaskan Jalan Usaha Tani (JUT) yang mana selama ini hanya jalan Setapak, tapi sekarang menjadi jalan semana mestinya.
“Kebetulan disini masyarakatnya sebagin besar bertani, jadi setiap panen tidak lagi kesulitan dalam mengangkut hasil panen. Sekali lagi kami sebagai perwakilan dari warga Kampung Bedor mengucapkan terimakasih atas pembangunan jalan yang sudah di realisasikan,” pungkasnya.





