Masa Pemulihan Ekonomi, Pasar online Sukaratu Diubah Nama Jadi PRG

Suasana Pasar Rakyat Galunggung, Minggu 26 Juni 2022. Pewarta : Yusrizal

INOVATIF89.COM – Pasar Online Sukaratu yang berberdiri sejak masa pandemi dan masa pemulihan ekonomi (sekarang ini) diubah nama jadi Pasar Rakyat Galunggung (PRG).

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Panitia Pelaksana PRG Asep Taufiq kepada inovatif89.com, saat di lokasi Pasar Rakyat Galunggung Jalan Ciawi – Singaparna (Cisinga) atau yang lebih dikenal masyarakat Jalan Baru Cisinga tepatnya di Kampung Nyanlindung Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Minggu (26/06/2022).

Asep menjelaskan, kegiatan PRG bekerjasama dengan Karang Taruna Kecamatan, Karang Taruna Desa dan Pemerintahan Desa Linggajati. Untuk pendaftaran Rp. 50.000/Stand dan retribusinya Rp. 10.000/hari. Alhamdulillah yang sudah masuk gelombang 2 itu mencapai 153 pendagang dan adapun yang baru berjualan sekitar 80 stand, yang lain masih tahap persiapan.

“Alhamdulillah sekarang berjalan memasuki di Minggu ke 3 dan pengunjung makin antusias serta kita pun terus aktif di media sosial seperti Instagram, Facebook, Yutube, dan Tiktok, jadi silahkan untuk yang mau mendaftarkan cek dengan nama Pasar Rakyat Galunggung,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya Pasar Rakyat Galunggung ini ialah untuk memajukan suatu daerah di kawasan Galunggung, terutama saya sebagai Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten Tasikmalaya memilik visi dan misi untuk mengembangkan atau memajukan suatu daerah.

“Saat ini kami memprioritaskan para pedagang nya pribumi dan untuk berkelanjutan nya kami pihak Panitia membebaskan atau mempersilahkan silahkan dari mana saja yang ingin berpartisipasi meramaikan Pasar Rakyat Galunggung,” ungkapnya.

Warga pribumi hanya di kenakan admin Rp. 30.000/Stand, karena kami pihak Panitia lebih mengutamakan orang pribumi dan Alhamdulillah sekarang sudah ada pedagang dari Garut yang mendaftar membuka stand di sini. tambah Asep.

lanjut Ketua Panitia Pelaksana PRG Asep Taufiq, pelindung kegiatan Karang Taruna Kecamatan dan penanggungjawab Kepala Desa Linggajati.

“Sedangkan pengelola parkir sendiri oleh Karang Taruna Desa, untuk pihak keamanannya RW, dan pengelola kebersihannya adalah pihak RT. Jadi semua unsur elemen yang ada di Desa Linggajati di libatkan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *