>

Diduga Kangkangi Undang-Undang Transparansi Publik, Satpam SMAN 6 Tasikmalaya Minta KTP Saat Konfirmasi

INOVATIF89.COM – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Tasikmalaya Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, menerima bantuan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Provinsi Jawa Barat.

Selasa, (09/08/2022), ketika beberapa awak media sebagai alat kontrol sosial dan pilar keempat demokrasi akan mengkonfirmasi batuan tersebut dan adanya informasi tukar guling Genting Bekas ke yang baru, salah seorang Satpam/Security menanyakan surat tugas beserta KTA (Kartu Tanda Anggota).

Namun anehnya, selain meminta menunjukan Surat Tugas dan KTA, juga meminta identitas diri KTP, dan mengumpulkannya dengan dibawa ke ruang sekolah, serta tingkah laku dari Security kurang santun dalam melayani tamunya.

Para awak media pun nihil tidak mendapatkan jawaban berapa jumlah anggaran yang diterima dari DAK dan terkait tukar Guling Genting.

Pada hari Rabu 10 Agustus 2022, para awak media pun mencoba datang kembali dan diterima oleh salah seorang Guru SMAN 6 Kota Tasikmalaya Nandar Setiamulyadi mengatakan, karena saya sebagai Wakasek (Wakil Kepala Sekolah) ke siswaan jadi untuk yang berhak menjawab itu bagian pembangunan Humas atau panitia pelaksana.

“Jadi saya tidak punya hak untuk menjawab masalah pekerjaan, nanti konfirmasi lebih baik ke yang punya haknya saja. Saya tidak punya hak untuk menjawab, Takut Salah,” tandasnya.

Nandar mengatakan, akan tetapi untuk hal tersebut nanti kami sampaikan, tapi tidak menjanjikan bisa atau kapan bisa bertemunya. Karena memang untuk jam-jam seperti ini beliau mengajar, adapun untuk bertemu atau janjian biasanya hari Sabtu, itu jam kita untuk tidak ada pembelajaran.

“Jadi untuk di pertemukan saat ini sangat mengganggu aktivitas KBM (Kegiatan Belajar Mengajar),” imbuhnya.

Saat disinggung menganai Para Awak Media di minta Surat Tugas, KTA dan KTP oleh Satpam, Nandar menyampaikan permohonan maaf atas perlakuan dari pihak kami, sekolah.

“Karena mungkin mereka juga baru di latih atau dididik seperti itu, makanya kami sebagai pihak sekolah memohon maaf atas perlakuan yang kurang mengenakan kepada para awak media,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, media inovatif89.com belum menerima penjelasan lebih lanjut dari pihak sekolah, berapa jumlah anggaran yang diterima, diperuntukannya untuk apa saja dan terkait tukar guling/tukar tambah genting sekolah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *