>

Diduga Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal di Gorong- Gorong

INOVATIF89.COM – Warga sempat digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat pria di gorong-gorong di Jalan Lukmanul Hakim Kelurahan Tugujaya Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/10/2022).

Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota KOMPOL Cecep Bambang mengatakan, bahwa korban diduga merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jum’at 14 Oktober 2022.

Bacaan Lainnya

“Pertama kali korban ditemukan oleh orang tua dan keluarganya yang mencari di sekitar lokasi kecelakaan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di saluran air,” ungkapnya.

Baca Juga : Kapolsek Cibeureum dan Piket Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Datangi TKP Pemuda Meninggal di Pematang Sawah

Korban diketahui bernama Muhamad Rendi (20) warga Perum Situgede Kelurahan Mangkubumi (Kota Tasikmalaya) dan menurut keterangan keluarganya korban sempat mengalami kecelakaan lalu lintas pada hari Jum’at 14 Oktober 2022 sekitar jam 02.30 WIB, saat pergi bersama teman-temannya untuk mencari makan.

“Saat itu korban naik sepeda motor bersama-temannya, dan yang lainnya naik mobil, saat itu hujan lebat, diduga terlalu kencang sehingga sepeda motor korban jatuh bersama temannya,” jelasnya.

Kapolsek menyampaikan, saat itu temannya sempat mencari korban ditempat kejadian namun tidak ketemu, kemudian memberitahukan kejadian tersebut ke orang tua korban.

“Orang tua korban kemudian melaporkannya ke Polsek Cihideung, dan melakukan pencarian di TKP dengan petugas piket Polsek, namun tidak ditemukan,” tuturnya.

Baca Juga : Polsek Cibeureum Cek Rumah Warga Nyaris Ambruk

Lebih lanjut, pada hari Sabtu (15/10/2022) pagi, orang tua dan kakak korban kembali mencari di titik lokasi tersebut, dan akhirnya  korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di gorong-gorong.

“Korban sudah dievakuasi ke RSUD dr Sukardjo Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan visum,dan dari hasil pemeriksaan medis ditemukan luka akibat benturan di bagian kepala dan kaki,” paparnya.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi  dengan membuat surat pernyataan, pihak keluarga  kemudian membawa jenazah korban untuk dimakamkan. pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *