Bupati menjelaskan bahwa akibat kemarau panjang sebelumnya, banyak daerah mengalami kegagalan panen karena kekeringan. Namun, di Kecamatan Lumbung para petani masih mampu mempertahankan produktivitasnya.
“Saya bangga kepada para petani Ciamis, meski 3 tahun dilanda pandemi, tapi petani Ciamis tetap bersemangat dan pantang menyerah sehingga melalui sektor pertanian ini dapat mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Panen kali ini, terang Bupati Ciamis, menjadi momentum luar biasa untuk kebangkitan Ciamis pasca dilanda pandemi Covid-19.
“Tunjukkan bahwa kita mampu, kita bisa. Potensi alam kita luar biasa baik dari pertanian, peternakan, maupun perikanan,” papar Herdiat Sunarya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis Slamet Budi Wibowo mengatakan, program BPRL ini merupakan salah satu bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Cianis dalam rangka menjaga ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, program BPRL ini mulai diluncurkan di Kabupaten Ciamis sejak tahun 2019 berupa fasilitasi bantuan Pemerintah yang bersumber dari APBN.
“Besar harapan kami, program itu dapat terus dikembangkan oleh para petani tentunya dibawah pendampingan para penyuluh pertanian,” ujarnyanya.





