>

Raih Anugerah Adipura Kencana, Pj Bupati Ciamis Jadi Narasumber Rakornas Bank Sampah

Pj Bupati Ciamis H. Engkus Sutisna (sisi kiri) menjadi narasumber dalam Rakornas Bank Sampah yang ke -8. (Dok. Prokopim Kab. Ciamis)

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, Pj Bupati Ciamis H. Engkus Sutisna, dimana penanganan sampah terdiri dari beberapa point diantaranya, koordinasi dengan stakeholder seperti OPD terkait penanganan sampah, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang penanganan dan pengurangan sampah, konsep bank sampah, komposing dan maggot.

“Kemudian regulasi terkait peraturan, dan terakhir dukungan sarana dan prasarana bank sampah dan keranjang sampah,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Engkus Sutisna menegaskan, bagaimana tips dan trik dalam pengelolaan sampah salah satu diantaranya adalah pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat, dimana ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Daerah terhadap bank sampah unit terbaik setiap tahunnya mendapatkan reward sarana alat angkut.

“Kabupten Ciamis memiliki potensi timbunan sampah mencapai angka 200 ton per tahun, setelah adanya bank sampah mampu mengurangi penumpukan sampah dimana penanganan sampah oleh pemerintah kurang lebih sebanyak 83 ton, dan pengurangan sampah berbasis masyarakat sebanyak kurang lebih 80 ton dan sisanya belum terkelola,” ucapnya.

Pj Bupati Ciamis menambahkan, dalam rangka peningkatan pengurangan sampah yang pertama adalah adanya kerjasama, kolaborasi dengan stakedholder dan masyarakat, kemudian peran Pemerintah dalam menunjang pengelolaan melakui peningkatan sarana prasarana.

“Kedua adalah Ciamis memiliki Filisiofi pengolahan sampah yaitu 3 R, Runtah, Rongsokan, Rupiah, artinya sampah yang dapat dikelola menjadi uang,” pungkasnya.

Kegiatan itu dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai pihak mulai dari K/L terkait, Pemerintah Daerah, Asosiasi, sektor swasta, Sociopreneurship dan Bank Sampah seluruh Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *